Sumbawa, InfoaktualNews.com –
Musibah kebakaran tiga RT di Dusun Batu Rotok I Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh Kabupaten Sumbawa NTB. Dimana Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu 7 Nopember 2020 lalu, kebakaran itu telah menghanguskan sekitar 72 rumah mengakibatkan 280 jiwa 91 KK harus mengungsi dan tidur di tenda karena kehilangan tempat tinggal.

Ket. Foto: Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Sumbawa, Drs H Burhanuddin, MT.,
Namun kini mereka (korban kebakaran, red) sudah mulai merasa lega dan bangkit dengan semangat baru menyongsong kehidupan yang lebih baik kedepannya, menyusul pembangunan kembali 72 rumah warga Batu Rotok tersebut menggunakan bantuan dana kolaborasi (Sharing) antara Pemda Sumbawa dan Pemprov NTB, dengan kegiatan pembangunan fisiknya tengah berjalan.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/1), Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Sumbawa, Drs H Burhanuddin, MT., didampingi Kasi Pembangunan Perumahan Alwan Patawari, ST., menyatakan sesuai dengan skema penanganan pemulihan dan pembangunan kembali terhadap 72 rumah korban kebakaran di Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh, maka Pemda Sumbawa telah mengeluarkan dana bantuan APBD dengan nilai total sebesar Rp 1.080.000.000 yang dialokasi Rp 15 Juta/rumah. sedangkan bantuan Pemprov NTB mengalokasi anggaran bantuan Rp 25 Juta/rumah, dengan total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 1.800.000.000, ujarnya.
Dengan adanya alokasi anggaran APBD Sumbawa dan Pemprov NTB, maka total anggaran yang terserap untuk membangun 72 rumah di Batu Rotok mencapai Rp 2.880.000.000 (sekitar Rp 2,8 Miliar lebih), terang Haji Bur akrab pejabat low profil ini disapa.
Maka diharapkan pembangunannya akan dapat dituntaskan dengan baik, dengan menggunakan sistem pelaksanaan diserahkan sepenuhnya kepada 6 (Enam) kelompok swadaya masyarakat (KSM) masing-masing beranggotakan 12 orang warga. adapun dengan anggaran bantuan dari APBD Sumbawa itu telah masuk kedalam rekening KSM sejak 17 Desember 2020 dan dari Pemprov NTB gelontorkan dana bantuannya pada 23 Desember 2020 lalu.
Haji Bur lebih jauh menjelaskan sesuai dengan rencana program dan kesepakatan bersama dengan warga Batu Rotok. Maka bantuan dana dari APBD Sumbawa itu diperuntukkan bagi menunjang kegiatan pembangunan struktur rangkanya, sedangkan bantuan dari Pemprov NTB dialokasikan untuk membiayai kegiatan finishing atap, lantai dan dinding (Aladin). katanya, dengan kegiatan pekerjaan telah dilakukan oleh KSM didampingi dua orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) teknik sipil dan arsitek dari Dinas PRKP Sumbawa, tukasnya.

Ket.Foto: Progres Pembangunan Rumah Warga di Batu Rontok (Ist).
Diketahui bahwa, hasil laporan evaluasi hingga 31 Desember 2020 lalu progres fisiknya rata-rata telah mencapai 10% – 50%, dengan kendala lapangan terkait dengan kondisi jalan sedikit mengalami kesulitan saat membawa sejumlah material pabrikasi yang dibutuhkan seperti spandek dan lainnya dari Sumbawa menuju Batu Rotok. kendati demikian, kami optimis seluruh pekerjaan pembangunan rumah warga Batu Rotok itu sudah dapat dituntaskan paling lambat Februari 2021 mendatang, pungkasnya. (IA-aM*).












