Mantap! Wakil Rakyat DPRD Kabupaten Sumbawa tinjau Aquaponik Desa Kelungkung

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Wakil rakyat DPRD Sumbawa yakni Ahmadul Kusasi, SH., bersama Adizul Syahabuddin, SP., M.Si.,melakukan peninjauan langsung lokasi Aquaponik di Desa Kelungkung Kec. Batu Lante Kab. Sumbawa, Sabtu (9/1).

Tampak Hadir juga dalam kunjungan tersebut, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas kelautan dan Perikanan Kab Sumbawa, H. Burhanuddin bersama tiga orang staf, ketua kelompok Budidaya Perikanan, Sudarman berserta belasan anggota kelompoknya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Golkar Ahmadul Kusasi, menyatakan bahwa Kelompok ini udah berjalan lebih kurang 6 bulan, kami diundang selaku Ketua Fraksi Golkar DPRD Kab. Sumbawa yang kebetulan pernah difasilitasi untuk pembibitannya dan bibit ikan juga di berikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Sumbawa. kedepannya akan lebih kita perhatikan, baik pelatihan maupun sarana prasarana tempat budidaya ikan tersebut (kolamnya, red), ungkapnya.

Lanjut, Politisi Golkar tersebut mengatakan bahwa sengaja saya mengajak DKP sebagai Dinas Teknis dan Anggota DPRD dari Fraksi PKS yakni Adizul Syahabuddin, sebagai salah satu anggota Komisi II DPRD Sumbawa yang membidangi Perikanan dan Pertanian secara umum. Sebenarnya, Asisten 1 Pemda Sumbawa sudah meluncur ke klungkung ini, namun tiba-tiba mendapat telpon dari keluarganya karena ada kejadian darurat akhirnya minta pamit untuk balik lagi (Pulang, red). cetus Ahmadul kusasi.

Kendati demikian, dalam kunjungan tersebut rombongan diajak keliling melihat kolam-kolam yang dikelola oleh anggota kelompok. Adapun yang bisa kami tinjau dan cek ada 5 kolam, yang keberadaannya rata-rata di pekarangan rumah dan kolam yang berada diluar pekarangan tidak sempat kami tinjau. papar politis golkar tersebut.

Lebih jauh Ahmadul Kusasi, juga mengatakan bahwa ada beberapa harapan anggota kelompok tersebut agar dapat difasilitasi kembali pelatihan dan melengkapi sarana prasarana kolam serta pembibitan yang berkelanjutan hingga pada kegiatan pemasaran.

Kemudian ia menambahkan ketika awal saya tiba di Desa ini, melihat ada peluang ekonomi yang bisa digerakkan oleh karang Taruna desa Kelungkung. “Alhamdulillah, ternyata dimana ada kemauan di situ ada jalan hal ini, dibuktikan oleh rekan-rekan Karang Taruna di Desa Klungkung. Kami masih ingat pada awalnya saat mereka minta difasilitasi saya menjawab airnya dari mana?, Akan tetapi setelah saya lihat air bukan jadi alasan bahkan yang perlu kita bantu adalah sarana dan prasaran kolamnya serta Kemauannya untuk berubah dan merubah diri sangat tinggi. cetus politisi partai berlambang Pohon beringin tersebut.

Dan perlu diperhatikan oleh kita semua, Kami berharap kepada karang taruna yg ada di Desa-Desa lain. Mari berlomba-lomba untuk berubah dan merubah diri untuk hal yang positif, tentunya berharap dapat merubah ekonomi keluarga. tutup ahmadul kusasi.
Hal senada juga diungkapkan politisi PKS, Adizul Syahabuddin sebagai salah satu anggota Komisi IV yang membidangi komisi teknis juga memberikan apresiasi kepada kelompok dan. berharap kepada Dinas perikanan untuk memperhatikan para anggota kelompok yg mempunyai kemauan dan keinginan untuk maju.

Lanjut, ia menyatakan bantuan bibit ikan air tawar oleh dikanlut ternyata tidak sia-sia diberikan kepada masyarakat, oleh karena itu, masyarakat sangat antusias dalam mengembangkan budidaya ikan lele, nila dan koi. Adapula, untuk teknologinya mereka belajar secara otodidak dan mandiri melalui panduan informasi internet. ungkap Az Sapaan akrab politisi PKS tersebut.

Kendati dengan mempraktekkan teknologi Aquaponik ataupun Bioplok ini dapat memanfaatkan air yg terbatas, dan tidak harus diganti berkali-kali. “Kami selaku komisi teknis agar PPL Perikanan dapat mendampingi mereka sehingga budidaya ikan air tawar tersebut agar dapat menjadi salah satu sumber mata pencahariannya. Dengan pendampingan diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan usahanya” harapnya.

Lebih hebat lagi jikalau masyarakat mau serius seperti itu kita, kami akan dorong dinas terkait agar menjadikan budidaya ikan air tawar ini sebagai pilot projectnya. Sehingga dapat menjadi tempat belajar bagi masyarakat desa lainnya dan kita akan berikan dukungan anggaran untuk pengembangannya. pungkasnya.

Kemudian di lokasi yang sama, Kabid Perikanan Tangkap DKP Kab. Sumbawa, H. Burhanuddin memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelompok ini, bila perlu, Klungkung kita jadikan Desa atau Dusun Aquaponik dan Hidro Ponik. ujarnya.

“Kami bangga ternyata daerah yang berada di atas ketinggian mampu berbuat seperti ini, Insya Allah Dinas Perikanan akan memikirkan dan memprogramkan pelatihan nantinya” tegasnya.

Adapun mendapatkan gambaran langsung tentang Aquaponik, hasil penelusuran tim media ini, Aquaponik adalah Teknologi hasil perpaduan budidaya ikan dan budidaya tanaman yang dapat memberikan manfaat dan keuntungan ganda.

“Seperti di kelompok ini, Tidak hanya panen sayur, ikan pun dapat dipanen. Itulah keuntungan aquaponik, yang dikenal sebagai sistem pertanian yang memadukan budidaya perikanan dan budidaya tanaman,”

Kemudian, bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan, metode ini jelas cocok digunakan karena selain menghemat lahan juga akan mendapatkan dua manfaat sekaligus. Metode ini adalah salah satu cabang hidroponik yang memberikan solusi bagi petani, tukang kebun, atau pencinta bercocok tanam, yang memiliki lahan terbatas atau tinggal di wilayah yang tanahnya kurang subur. sistem ini memungkinkan untuk dilakukannya budidaya tanaman serta ikan secara bersamaan, dalam satu tempat dan satu waktu. Mengapa ikan diperbolehkan digabung bersama tanaman dalam satu media? Karena nantinya ikan akan mengeluarkan kotoran berupa nutrisi yang akan diserap oleh tanaman secara langsung dan ikan mendapatkan air yang telah dimurnikan oleh tanaman.

Adapun manfaat aquaponik bila dibandingkan dengan sistem pertanian tradisional yakni :

1. Hemat air karena menggunakan 90% lebih sedikit air daripada budidaya tanaman berbasis tanah.

2. Mampu menghasilkan sayuran, buah, atau ikan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun untuk tujuan komersial yang menghasilkan keuntungan.

3. Sayuran dan ikan yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik dan bebas dari bahan kimia atau residu pupuk anorganik, maupun pestisida kimia. Jadi, media tanam ataupun budidaya aquaponik dapat disebut sebagai media tanam organik. Ikan pun tidak memerlukan antibiotik.

4. Kotoran yang dihasilkan ikan adalah unsur organik, namun jika jumlah kotoran terlalu banyak akan membahayakan kelangsungan ikan. Jadi kolam perlu dibersihkan dengan mengalirkan air dari kolam ke budidaya tanaman dengan menggunakan pompa air. Dengan cara tersebut, air kolam menjadi bersih kembali karena air yang mengandung nutrisi telah diserap oleh tanaman. (IA-Ar)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)