Sumbawa, InfoaktualNews.com –
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 Sinovac di Kantor Bupati Sumbawa. Vaksinasi ini dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac, Selasa (2/1) dan didistribusikan ke Seluruh Provinsi dan Kabupaten di Indonesia.
Terkait pemberian vaksin Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. Dilakukan kepada Peserta yang sebelumnya telah dilakukan persiapan Kick Off Vaksinasi Covid-19 pada Selasa (26/1) lalu. Sehingga yang akan disuntik vaksin adalah mereka yang lulus uji screening oleh tim medis,
Ada beberapa unsur Element masyarakat yang diundang sebagai refresentasi seluruh masyarakat.

Adapun turut hadir menerima vaksin Covid-19 tersebut antara lain yakni 1. Bupati/Wakil Bupati Sumbawa, 2) Ketua DPRD Sumbawa, 3) para wakil ketua DPRD, 4) para anggota Forkompinda, 5) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, 6) Kepala Dinas Kesehatan, 7) Kepala Dinas komunikasi informasi dan statistik, 8) Direktur RSUD Sumbawa, 9) Direktur RSUD manambai Abdul Kadir 10) Ketua Majelis Ulama Indonesia kabupaten Sumbawa. 11) ketua parisada Hindu dharma Sumbawa, 12) ketua persekutuan gereja-gereja Indonesia Cab Sumbawa, 13) Ketua PKK Kab Sumbawa 14) ketua KNPI kabupaten Sumbawa, 15) ketua Ikatan Dokter Indonesia Sumbawa, 16) ketua PPNI kabupaten Sumbawa, 17) ketua Ikatan Bidan Indonesia Sumbawa. 18) Ketua Konfrensi wali gereja Indonesia Cab Sumbawa, 19) Tokoh masyarakat. Yang akan menjadi penerima vaksinasi perdana di Kabupaten Sumbawa.
Usai menerima Vaksin tersebut, Politisi PDI Perjuangan Rafiq sapa akrabnya senator parlemen tiga periode menyampaikan bahwa, saat disuntik vaksin, tidak ada kekhawatiran dirinya terhadap efek samping dari penggunaan vaksin tersebut. Apalagi secara keamanan sudah dijamin BPOM dan secara kehalalan sudah dijamin oleh MUI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 tidak menimbulkan efek samping serius.
“Jadi, Alhamdulillah vaksin perdana ini sudah dimulai tadi, Selasa (2/2), dan saya kan sebagai peserta pertama di vaksin, Alhamdulillah saya tidak merasakan apa-apa sampai saat ini. Mudah-mudahan saya berhasil divaksin, tapi yang jelas saya tidak merasakan gejala seperti apa yang dikhawatirkan,” terang Rafiq yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa.
Jika nantinya Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan pemberian vaksin secara menyeluruh kepada Masyarakat kita. Rafiq mengimbau kepada masyarakat Sumbawa untuk tidak takut disuntik vaksin. Karena hal ini semata-mata bertujuan meningkatkan imunitas tubuh terhadap Covid-19.
“Jadi saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk bersedia dan terlibat aktif dalam kegiatan vaksinasi ini. Karena pada hakekatnya Pemerintah ingin berbuat yang terbaik untuk keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Dari 26 daftar penerima vaksin perdana di Ruang Lobi Kantor Bupati Sumbawa, hanya 19 orang yang resmi.
Kemudian dari 19 orang ini, terdapat 4 orang tidak memenuhi syarat berdasarkan hasil screening (Tindakan awal sebelum penyuntikan vaksin). Mereka adalah Sekda Kabupaten Sumbawa H. Hasan Basri, Direktur RSUD Sumbawa, Dede Hasan Basri, Dandim 1607 Sumbawa Rudi Kurniawan, dan Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa – Tony Widjaya H.
Sementara Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tidak dapat disuntik vaksin, karena usia yang melebihi batas maksimal atau 59 tahun.
Pasca vaksinasi Kami mendapatkan testimoni dari beberapa Tokoh yang divaksin diantaranya Ustadz Faisal juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah serta para petugas yg Sangat pintar dan cekatan, Saat disuntik Tidak sakit sama sekali, prosesnya juga cepat. Setelah menunggu 30 menit, hingga saat ini saya tidak merasakan efek samping apa pun. Tidak ada rasa mual, pusing atau apa pun,” ungkap Ustadz Faisal Al Atas
“Intinya, ini menandakan kalau vaksin ini aman, Saya merasakannya sendiri. Warga jangan khawatir, saya harap masyarakat percaya dengan vaksin ini dan tidak usah takut untuk menerima vaksinnya,” harapnya. (IA-Ar/Dy)












