Sumbawa, InfoaktualNews.com-
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa melalui Kabid Perikanan Tangkap H Burhanuddin, S.Pi., dalam keterangan Persnya kepada awak media, Rabu (3/2) menyatakan, dalam rangka lebih mengoptimalkan fungsi perairan umum sebagai tempat penyediaan ikan potensial, baik itu di lokasi bendungan, embung dan sungai, maka DKP Sumbawa dalam tahun 2021 ini telah menyiapkan sekitar 550.000 bibit ikan guna menunjang kegiatan peremajaan kembali (Rectoking) disejumlah perairan umum yang telah diprogramkan.
Dijelaskan, 550 ribu bibit ikan Restocking dimaksud terdiri dari bibit ikan Nila sebanyak 250 Ribu ekor, Karper 100 Ribu ekor, dan ikan Tawes 200 ribu ekor, dengan sasaran restocking pada 23 wilayah Kecamatan se Kabupaten Sumbawa, tentu kita berharap kedepan akan ada peremajaan bagi ikan-ikan dimaksud, sehingga ketersediaan ikan disejumlah perairan umum dapat dilestarikan dan dipertahankan.
Disamping itu terang Haji Bur akrab ia disapa, program pengelolaan perikanan tangkap lebih difokuskan pada kegiatan pemberdayaan nelayan kecil dalam Daerah Kabupaten/Kota, dengan melakukan pengembangan kapasitas nelayan kecil. Sehingga kedepan apa yang menjadi tujuan meningkatkan frekuensi pengembangan kapasitas nelayan kecil dapat diwujudkan dan dilaksanakan dengan baik.
Haji Bur lebih lanjut menjelaskan, dengan pelaksanaan pemberian fasilitasi bantuan pendanaan, bantuan pembiayaan dan kemitraan usaha, diharapkan akan dapat meningkatnya jumlah kelembagaan nelayan yang dibentuk atau dikembangkan dan bahkan untuk kegiatan pengelolaan penangkapan ikan di wilayah Sungai, Danau, Rawa dan Genangan Air Lainnya yang dapat diusahakan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota, sehingga mengoptimalkan fungsi perairan umum sebagai tempat penyediaan ikan dapat terwujud.
Sementara itu berkaitan dengan pelayanan penerbitan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) berukuran sampai dengan 10 GT juga dilaksanakan tahun 2021 ini, dan ada pula kegiatan pengelolaan dan penyelengaraan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang aktif, sehingga kedepan dapat diketahui dengan jelas jumlah TPI yang beroperasi didaerah ini, kata Haji Bur.(IA-aM)












