Sumbawa, Infokatualnews.com –
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa H Sahril, SPd.,MPd, dalam pernyataan Persnya kepada awak media diruang kerjanya, Rabu (28/4), berharap kedepan kegiatan tatap muka pembelajaran bagi siswa SD maupun SMP dapat segera terlaksana sebagaimana yang diprogramkan, mengingat angka penyebaran Covid-19 di daerah ini menunjukan angka penurunan yang cukup signifikan telah berstatus zona kuning dan kita berharap menuju zona hijau.
Lanjut Haji Sahril akrab pejabat low profil ini disapa, mengakui kalau sebelumnya sempat ada beberapa sekolah yang melalukan pembelajaran tatap muka, akan tetapi dihentikan sejak 5 Januari 2021 lalu. Seiring dengan perkembangan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) waktu itu, kemudian pada sisi yang lain tingkat pengetahuan masyarakat belum begitu memadai masih diikuti oleh rasa was-was dan ketakutan yang luar biasa terhadap pandemi. Dan sekarang ini kita berharap mudah-mudahan diizinkan oleh tim Satuan Gugus Tugas Kabupaten Sumbawa untuk dua bulan kedepan, karena kita punya kekuatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka kembali walaupun pandemi masih berlangsung, tukasnya.
Kesiapan jajaran Dikbud dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, kata Haji Sahril, (1) – infrastruktur kita di sekolah sudah memadai dan (2) – protokol kesehatan, SOP dan lainnya sudah dalam keadaan siap, dengan menggunakan sistem formula juga telah jelas diatur termasuk menjaga jarak siswa, mencuci tangan, pakai masker dan waktu belajar disekolah, dalam hal ini Dikbud Sumbawa telah merancang agar tidak menimbulkan mobilitas tinggi terutama didalam kota, dengan membagi ship masuk dan keluar daripada siswa SD dan SMP, artinya masuk dan pulang dalam waktu yang tidak bersamaan, seperti untuk SD masuk jam 07.30 Wita dan SMP masuk jam 08.30 Wita dan begitu pula waktu pulang sekolah, sehingga diharapkan tidak terjadi kerumunan.
“Bahkan didalam satu kelas belajar ditetapkan maksimal 15 orang siswa dengan waktu pembelajaran secara bergantian dua ship paling tidak tiga hari sekolah menggunakan sistem ganjil genap,” tukas haji Sahril.
Dikbud Sumbawa berkeinginan dan berharap sebelum memasuki tahun ajaran baru kegiatan pembelajaran tata muka bagi siswa SD dan SMP didaerah ini sudah bisa terlaksana dan masuk sekolah seperti biasa pungkas Haji Sahril, dan paling tidak menunggu usai lebaran sudah bisa dimulai kegiatan tatap muka, dalam hal ini sejumlah skenario (skema) sudah disiapkan, sehingga diharapkan mudah mudahan gugus tugas berkenan memberikan izin khusus, cetusnya.(IA-06*)












