SUMBAWA, Infoaktualnews.com – Road Show Gerakan Berbagi Beras untuk Pengajar Al Qur’an ke beberapa Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) di Sumbawa, (25/8).
Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Umum MES juga MUI Kabupaten Sumbawa Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag.,Direktur BMT Insan Samawa Rai Saputra, SIP bersama pengurus.
Beberapa TPQ yang dikunjungi pada sore itu adalah TPQ Daarut Tarbiyah L Akang Zainuddin Seketeng, TPQ An Nur Kamar Bola dan TPQ Ar Rahman Unter Ketimis. Gerakan tersebut adalah kolaborasi beberapa lembaga diantaranya Koperasi syariah BMT Insan Samawa dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Ejazmine Malaysia dan MUI Kabupaten Sumbawa.
Kepada media ini, disampaikan oleh Direktur BMT Insan Samawa Rai, Saputra, SIP., Menyatakan bahwa, Program Berbagi Beras untuk Pengajar Al Qur’an ini awalnya diinisiasi oleh BMT Insan Samawa sebagai Lembaga Keuangan Murni Syariah yang bergerak dalam dua lini sektor, yakni Lembaga Sosial yang dikuatkan dengan Legalitas Baitul Mal (Lembaga Penggalangan & Penyaluran Zakat Infaq Sedekah dan Waqaf) serta Legalitas Baitut Tamwil (Lembaga Bisnis Berbasis Keuangan Syariah dan Sektor Real).
Untuk itu, menguatkan programnya ini Manajemen BMT Insan Samawa berkolaborasi dengan Ejazmine Malaysia sebagai Mitra penggalangan donasi beras di Malaysia serta untuk syiar programnya menggandeng MES dan MUI Sumbawa sebagai Lembaga Legal yang memiliki peran menyatukan Gerakan Spiritual Ummat untuk membangun masyarakat Sumbawa yang Mandiri Ekonomi serta Mulia dalam Tata Aturan yang dituntun kan Al Qur’an dan Hadits.
Dalam kesempatan itu, Rai Saputra selaku Direktur BMT Insan Samawa juga menyampaikan semangat Gerakan ini adalah untuk menjaring potensi ummat di sektor hulu dan hilir untuk satu Gerakan Fastabiqul Khairat.
“Ikhtiar yang dibangun BMT Insan Samawa sejak 2016 dalam Gerakan Kemandirian Ekonomi Ummat di Tana Samawa. Alhamdulillah mulai menemukan titik terang,” ungkapnya.
Kendati, hal ini tampak dari dukungan Ummat Islam di Tana Samawa yang mulai massif. Salah satu gerakan yang coba kami bangun yakni Gerakan Berbagi Beras untuk Pengajar Al Qur’an ini adalah dengan hajat untuk menguatkan ekonomi petani di sektor hulu dengan cara peningkatan permintaan akan gabah petani guna dikelola menjadi beras yang akan dibagi untuk pengajar Al Qur’an melalui penggalangan dana sosial Ummat di dalam negeri maupun luar negeri (Malaysia dan sekitarnya). Serta memperkuat sektor ekonomi hilir seperti pabrik dan stokis beras yang telah dibangun BMT Insan Samawa sejak 2020 dari Investasi Ummat. ungkapnya.
Koneksi sektor hulu dan hilir ini dengan didanai Gerakan Pendanaan Ummat yang di hajatkan kembali untuk kemaslahatan Ummat dalam hal ini Pemberdayaan Pengajar Al Qur’an melalui Pemenuhan Kebutuhan Pokok mereka berupa beras. “Bagi Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan infaknya melalui Rekening BSI Nomor : 2851301162 an. BMT Insan Samawa,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan, Ketua MES Sumbawa yang juga Ketua MUI Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag.,Menekankan pentingnya semua elemen Ummat Islam di Sumbawa membangun Gerakan Jama’i untuk mewujudkan Sumbawa yang Mandiri Ekonomi dalam naungan Syariah.
“Gerakan secara berjamaah dapat membantu kemandirian Ekonomi. Sehingga Masyarakat Sumbawa tidak mudah berpangku tangan dan menggantungkan nasib mereka pada pihak lain dan memungkinkan masyarakat Sumbawa berkontribusi membangun Sumbawa secara lebih produktif dan berkelanjutan,” terangnya.
Kendati sudah saatnya kita Tau Samawa bersatu dalam satu gerakan secara berjamaah dengan menekankan sisi produktifitas untuk mewujudkan masyarakat yang Mandiri dan Religius. Pasalnya, Kekuatan ekonomi berjamaah yang mulai diinisiasi ini diharapkan dapat terus berjalan secara sustainable dan bahkan semakin meningkat serta mendapat dukungan yang semakin massif dari masyarakat Sumbawa pada khususnya dan masyarakat luar pada umumnya. tungkasnya.
Kendati demikian, bagaimanapun tantangan yang dihadapi Ummat akan menjadi mudah dihadapi jika dikuatkan dalam satu prinsip bersama yakni Gerakan Ummat Berjamaah. Salah satu Fokus yang dilakukan misalnya gerakan berbagi beras untuk pengajar Alquran di Sumbawa. Sehingga Kolaborasi dan Kerjasama adalah hal yang sepatutnya mulai dibangun oleh setiap elemen Masyarakat Sumbawa, tutup Dea Guru Syukri. (IA-Ar/dy)












