Sumbawa, INFOAKTUALNEWS – Cukup berlimpahnya panen padi sepanjang tahun 2021 yang dilakukan para petani di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang merupakan wilayah kerja Perum Bulog Sumbawa.
Stock setara beras di daerah ini mengalami surplus beras, sehingga untuk mengurangi space gudang Bulog yang penuh sesak. maka Perum Bulog Pusat menerapkan program Moveoutnas dengan mengirim beras keluar daerah guna dapat membantu ketersediaan pasokan beras bagi Kabupaten lainnya.
Sumbawa sendiri telah ditunjuk sebagai salah satu gudang beras nasional, ungkap Pimpinan Cabang Perum Bulog Sumbawa Kurnia Rahmawati, STP., menyatakan bahwa, Perum Bulog melaksanakan program pengadaan gabah/setara beras puluhan ton setiap tahun dengan cara melakukan pembelian langsung kepada para petani oleh tim Satlak Bulog bekerjasama dengan puluhan mitra kerja Bulog dengan menerapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan oleh Pemerintah, ujar Nia akrab disapa kepada awak media diruang kerjanya, (28/9).

“Alhamdulillah gabah petani yang berlimpah dapat terserap dengan baik sebagaimana diharapkan,” ungkapnya.
Sesuai dengan visi dan misi yang diemban terang Ibu Nia akrab pejabat muda low profil ini disapa, tentu keberadaannya dengan melaksanakan program pengadaan maupun program lainnya seperti kegiatan operasi pasar yang dilakukan adalah dalam upaya melakukan stabilisasi harga.
Sehingga puluhan ton gabah (setara beras) yang berhasil terserap dari para petani di Kabupaten Sumbawa dan KSB sebagian besar telah mampu terserap dengan baik, dan hingga saat ini jumlah stock setara beras yang tersimpan disejumlah gudang milik Bulog baik itu yang berada di Lopok, Labuan Sumbawa, Alas maupun di KSB dalam keadaan baik dan aman.
Lanjut, Nia menjelaskan stock setara beras yang tersimpan disejumlah gudang Bulog Sumbawa tercatat sebanyak 28.775 ton setara beras dan setelah di kalkulasi dengan jumlah stock yang ada dinilai cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan akan pasokan kebutuhan hingga 48 bulan atau sampai 4 tahun kedepannya. sehingga kita tidak perlu khawatir dengan ketersediaan pasokan, sebab Sumbawa mengalami surplus beras, tukasnya.
Namun, dengan serapan gabah (setara beras, red) setiap tahunnya menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. maka untuk optimalisasi pengadaannya kedepan, harus ada tambahan Moveoutnas lagi dan Insha Allah akan ada tambahan ke NTT setelah pesanan sebelumnya mencapai total sebanyak 6.000 ton terpenuhi secara bertahap yang saat ini telah terkirim untuk tahap kelima untuk memenuhi pasokan kebutuhan beras bagi Kabupaten Waikabubuk NTT sebanyak 1.000 ton tuntas dilakukan. Pasalnya, jumlah permintaan berikutnya masih menunggu Prinlog dari Perum Bulog Pusat, papar Nia.
Bagaimana dengan kebutuhan pasokan beras bagi para ASN di daerah ini, Pinca Bulog Sumbawa Kurnia Rahmawati lebih jauh mengatakan bahwa, sampai saat ini Bulog belum bisa masuk ke beras ASN karena merupakan kebijakan Pemda.
Kendati demikian, jika beras Bulog dibutuhkan maka Bulog Sumbawa akan selalu siap untuk membantu kapan saja dan siap menyalurkan dan mendistribusikan beras dengan mutu dan kualitas yang terjamin, pungkasnya.(IA-06)












