Dampak Pandemi, Kadistan: Bantuan Benih Nihil Kecuali Bantuan Aspirasi DPR RI

Sumbawa, Infoaktualnews.com – Nampaknya petani harus bersabar dalam menghadapi pada akhir tahun ini. Pasalnya pemerintah pusat melalui Kementerian RI  tidak dapat menyalurkan bantuannya untuk seluruh petani di NTB termasuk di Kabupaten Sumbawa, ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ni Wayan Rusmawati, saat ditemui awak media, Jumat (19/11) usai paripurna DPRD Sumbawa.

Tahun 2021, para petani di Kabupaten Sumbawa tidak bisa mendapat bantuan benih bibit jagung dan padi. Dikarenakan adanya recofucing akibat covid, terang Wayan, kita tidak dapat bantuan bibit jagung dan padi dari pemerintah pusat karena recofusing.

“Kita kena 7 Kali recofusing akibat pandemi tahun ini,” cetus Wayan akrab disapa srikandi Kadis Pertanian ini.

Namun, Kata Wayan tahun ini ada bergulir bantuan dari aspirasi anggota DPR RI. “tu saja yang ada bergulir sekarang ini,  bantuan tersebut yang dibagi berupa benih jagung dan padi,”

Aspiran DPR Pusat ini dari H. Muhammad Syafruddin (HMS, red) Dan H. Johan Rosihan.

Dan bantuan juga ada dari  BPTP Provinsi NTB yang merupakan hasil pengkajian penangkaran benih kemarin yang dilakukan di beberapa tempat. Baik yang  ada  di Kecamatan Moyo hilir dan ataupun di Kecamatan Moyo Utara.

“Dari beberapa  titik-titik yang dilakukan oleh provinsi hasil dari pengembangan varietas unggul baru yang dikembangkan lebih BPTP kemudian produksinya itu nantinya yang dibagikan kepada petani,” papar Wayan

Bibit tersebut, nantinya untuk ditanam oleh petani.  hasil produksi dari yang dihasilkan oleh penangkaran kemarin itu yang akan dibagikan oleh  HMS maupun  Pak Johan,” tungkas (IA-Dy/Man)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)