Mantap!, KSB Wakili Pulau Sumbawa Program Survei Zero Covid-19

Sumbawa Barat, Infoaktualnews.com – Daerah yang masih tergolong sangat mudah, menjadi satu-satunya daerah mewakili Pulau Sumbawa sebagai tempat pelaksanaan program Zero Survei Covid-19 yang berbasis komunitas dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Zero Survey Covid-19 tersebut, bertujuan untuk melihat sejauh mana anti body yang terbentuk di masyarakat Tanah pariri lema bariri’ terhadap Covid-19. Baik anti body yang timbul secara alami maupun anti body yang timbul dari hasil vaksinasi. ungkap Kepala Dinas Kesehatan KSB, H. Tuwuh S.AP melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Ns. Indra Alamsyah, S.Kep., M.Si, kepada awak media, Jumat (19/11) diruang kerjanya.

“Kita patut berbangga karena daerah kita ini ditunjuk secara langsung oleh Kemenkes sebagai sample salah satu dari 2 Kabupaten/Kota di NTB karena cakupan vaksinasi yang kita lakukan cepat dan kita hingga saat ini masih mempertahankan PPKM Level 1,” beber Indra akrab disapa.

Kata Indra, pihaknya menyatakan bahwa, ada 4 Desa dari 3 Kecamatan yang ditunjuk oleh Kemenkes sebagai sampel, yakni Desa Tepas Sepakat dan Desa Beru dari Kecamatan Brang Rea, Desa Kelanir Kecamatan Seteluk dan Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano.

“Nantinya setiap Desa ada 20 orang yang akan di ambil sampel darahnya. sehingga Se-KSB ada 80 responden. Termasuk sampelnya pun sesuai dengan data yang sudah ditentukan oleh Kemenkes dan hasil dari program ini akan dibuat sebagai dasar pengambilan kebijakan terkait Covid-19,” ujar indra.

Nanti di lapangan, terang indra, Tim Kemenkes akan dibantu oleh Dikes dalam hal menyediakan enumerator sebanyak 4 tenaga kesehatan yang sudah mempunyai tugas masing-masing diantaranya Pelebetomis (Orang yang mengambil dan packing sampel darah), tim pewawancara (mewawancarai sampel), satu orang tim admisi (atau bertindak sebagai administrasi).

Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan akan dimulai dari Rabu, dimana Tim Kementrian turun untuk OJT tim enumerator yang disediakan oleh dinas. Kamis sampai Minggu dilanjutkan dengan turun ke masing-masing Desa, dan Senin sampel darah tersebut akan dikirim ke pusat guna penelitian. paparnya.

“Untuk itu, kami dari Dinas Kesehatan mohon permakluman dan kiranya masyarakat yang telah ditunjuk agar dapat bekerjasama dalam mendukung dan mensukseskan kegiatan pengambilan sampel darah ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kegiatan ini hanya untuk menguji sejauh mana efektifitas segala kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah. Khususnya, Kementrian Kesehatan, Sehingga pemda meminta permakluman agar masyarakat dapat mendukung dan menyukseskan. (IA-Gaff)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)