Upz!, Tiga KJA Desa Luk Rhee “Mati Suri”

Sumbawa,  Infoaktualnews.com –  Upaya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk membantu dan mendukung berkembangnya kelompok usaha masyarakat nelayan khususnya bagi Kelompok Jaringan Apung (KJA) bagi pengembangbiakan ikan kerapu di Kabupaten Sumbawa NTB setiap tahunnya dilakukan.

Baik itu dalam bentuk membantu  modal usaha maupun membantu dalam membangun dan membenahi sejumlah sarana prasarana serta sejumlah fasilitas sarana tangkap lainnya, namun sungguh sangat disayangkan ada tiga unit KJA yang berada di Desa Luk Kecamatan Rhee Kabupaten Sumbawa yang sudah hampir tiga tahun ini tidak beroperasi alias “Mati Suri” tidak ada aktivitas dilapangan, padahal potensi SDA perairan setempat yang dimiliki cukup berlimpah.

Kepala Desa Luk Kecamatan Rhee Junaidi,  SE., ketika ditemui awak media di Kantor DKP Sumbawa, Senin (6/12) membenarkan kalau tiga KJA Kerapu yang telah cukup lama terbentuk sejak tahun 2015 lalu dengan mengambil lokasi straregis dikawasan perairan Teluk Perapat Desa Luk, sudah hampir tiga tahun ini sejak tahun 2019 lalu sudah tidak beraktivitas lagi alias “mati suri” – hidup enggan mati tak mau, sebagai akibat kepengurusannya sudah tidak lagi kompak (Solid), sehingga aktivitas mereka praktis berhenti total.

Padahal jika dilihat sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang yang dimiliki tiga KJA Luk tersebut, terang Kades Junaidi, justru dinilai cukup memadai dibantu oleh Pemerintah berupa KJA lengkap kini bertengger dikawasan perairan laut Teluk Perapat tanpa ada yang mengelola dan memanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya.

Oleh karena itu, dengan melihat potensi yang dimiliki itu kami sebagai Kades Luk yang baru kini tengah berupaya dan berusaha untuk menghidupkan kembali tiga KJA tersebut dan hari ini kami  sengaja datang ke DKP Sumbawa untuk melakukan koordinasi dan mencarikan jalan keluar agar KJA tersebut dapat beroperasi kembali, tukasnya.

“Alhamdulillah, dengan saran dan petunjuk yang diberikan oleh DKP Sumbawa, maka kami akan segera melakukan rapat koordinasi musyawarah dan mufakat bagi penyegaran kepengurusan baru dari tiga KJA Desa Luk tersebut, mengingat tidak sedikit warga masyarakat ataupun pemuda setempat yang berkeinginan untuk mengembangkan KJA dimaksud kearah yang lebih baik kedepan, dan kami optimis dan bertekad pada tahun 2022 mendatang KJA tersebut harus sudah bisa dioperasionalkan kembali sebagaimana yang diharapkan,” pungkas Kades Junaidi.

Sementara itu, Kepala DKP Sumbawa melalui Plt Sekdis H Burhanuddin S.Pi kepada awak media diruang kerjanya, membenarkan kalau sudah cukup lama tiga KJA di Desa Luk Kecamatan Rhee yan berstatus sebagai kelompok pemula itu tidak beroperasi dan melaksanakan aktivitasnya, akibat kepengurusan dari kelompoknya sendiri sudah tidak ada kesepahaman lagi. sehingga kami menyarankan kepada Kades Luk untuk dapat mengambil inisiatif menghidupkan kembali KJA dimaksud karena mengingat potensi dan dukungan sarana prasarana yang dimiliki masih cukup memadai, tinggal sekarang bagaimana memanfaatkan dan mengelolanya dengan baik oleh orang-orang yang mau dan punya kepedulian untuk mengembangkan usahanya.

“Kami dari DKP Sumbawa sifatnya hanya membantu dan memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan kelompok, apalagi soal pengembangan KJA ini justru Pemerintah Pusat melalui KKP sangat memberikan dukungan melalui program pengembangannya, karena itu kami sangat mendukung langkah yang diambil oleh Kades Luk tersebut untuk menghidupkan kembali tiga KJA di Teluk Perapat Desa Luk tersebut,” tutup Haji Bur.(IA-06)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)