Sumbawa, infoaktualnews.com – Masih sangat terasa dampak pandemi di setiap negeri ini baik skala nasional maupun daerah. Khususnya, kabupaten sumbawa yang juga ikut merasa dampaknya. Pasalnya, setiap OPD terkena recofucing anggaran yang menyebabkan tidak bisa berbuat banyak ke masyarakat saat ini.
Oleh karena itu, Dinas Sosial kabupaten sumbawa melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Limjamsos), Mirajuddin, ST., menyampaikan bahwa, program di tahun ini hanya mengelola anggaran pokir anggota DPRD Sumbawa. Dimana anggaran aspirasi tersebut diperuntukan untuk beberapa kelompok usaha bersama (Kube) yang ada di Tanah Samawa ini. ungkap Raju akrab disapa pejabat muda ini saat ditemui media ini diruang kerjanya, Selasa (25/1).
Dikatakan Raju, program kelompok usaha bersama (Kube) ini yang mendapatkan program bantuan usaha dari anggaran pokir Dewan ini, ada sebanyak 13 kelompok usaha yang diusulkan pada tahun 2022 senilai 282 Juta.
Adapun kelompok usaha tersebut antara lain yakni, Kelompok usaha bunga kantil, Kube brang biji, kube bugis, kube cantikan, kube hidup maju, kube sinar harapan, kube uma sima, kube labuan burung, kube Lestari, kube saling sakiki, kube sinar rejeki, kube sabundir, dan kube usaha Makmur. papar raju.
Dimana kelompok usaha (Kube) ini, masing-masing mendapatkan bervariasi, terang Raju akrab disapa pejabat muda ini, ada yang 20 juta, 14 juta dan 10 juta perkelompok usaha tersebut.
Selain dari anggaran pokir dewan tersebut, Kata Raju, Ada juga anggaran untuk penanganan bencana alam yang meskipun hanya untuk pembelian sembako seperti terjadinya musibah kebakaran, banjir dan lain sebagainya.
“Bilamana terjadi musibah tersebut, anggaran ini bisa kami akan ajukan lewat BTT (Belanja Tidak Terduga),” tungkas Raju (IA-**)












