Sumbawa, infoaktualnews.com – Puluhan warga masyarakat asal Kampung Mande Kelurahan Bugis Sumbawa didampingi sejumlah pentolan aktivis LSM, Senin (7/3) melakukan aksi demo damai ke Kantor Bupati Sumbawa.
Adapun tuntutannya dengan tegas agar Pemda Sumbawa segera membuat dan menerbitkan sertifikat atas lahan tanah mereka yang telah ditempati sejak puluhan tahun silam itu, sesuai dengan janji yang pernah disampaikan oleh Pemerintah.
Usai mendengarkan orasi yang disampaikan para pendemo, akhirnya Bupati Sumbawa diwakili Sekda Sumbawa, Drs H. Hasan Basri, MM., didampingi Asisten I Setda Sumbawa Varian Bintoro, M.Si., Kadis Pol-PP Setda Sumbawa, H. Syihabuddin, M.Si., yang juga dihadiri Kepala Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa, Subhan, ST.,SH, Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Tri Pono Basuki Wijianto, dan sejumlah pejabat terkait lainnya secara langsung melakukan hearing dengan sejumlah perwakilan warga di ruang pertemuan lantai I Kantor Bupati Sumbawa.
Kendati sempat terjadi debat kusir, namun setelah mendengarkan penjelasan dari Sekda Sumbawa, Drs H Hasan Basri, MM., maupun Kepala BPN Kantah Sumbawa, Subhan akhirnya massa pendemo dari Kampung Mande itupun balik kanan dan pulang dengan tertib.
Usai aksi demo damai tersebut, Kepala BPN Kantah Sumbawa Subhan saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya, Senin siang (7/3), mengungkapkan sesuai dengan informasi bahwa tanah Bandara Sumbawa itu sertifikatnya diterbitkan sejak tahun 1970 silam dengan luas lahan sekitar 45 Hektare dan kini telah dipagari dan ada batasan dengan parit pula.
Dimana diluar itu terkait dengan tanah warga Kampung Mande itu nanti akan kita fasilitasi untuk dicarikan solusi terbaik bagi penyelesaiannya.
“Yang jelas pada tahun 2021 lalu, sudah pernah ada rapat dengan RT setempat, dan saat ini kita masih menunggu surat penjelasan resmi dari Kementerian terkait dengan asset tanah Bandara Sumbawa tersebut, karena itu kami meminta kepada warga Kampung Mande untuk dapat bersabar, sebab kami dari BPN bersama Pemda Sumbawa tentu akan berupaya untuk mencarikan solusi bagi penyelesaiannya atas tanah tersebut,” tukas Subhan. (IA-**)












