Sumbawa, infoaktualnews.com – Sukses dalam melaksanakan program Reimburse kegiatan paket program hibah air minum pedesaan (HAMP) dan pengelolaan air limbah setempat (ALS) tahun 2021 lalu dengan hasil baik, akhirnya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah mengembalikan dana Reimbuse sekitar Rp 6 Miliar ke kas daerah Sumbawa.
Bahkan dalam tahun anggaran 2022 Kabupaten Sumbawa mendapatkan reward untuk dua program HAM dan ALS dengan terjadi peningkatan alokasi anggarannya mencapai sekitar Rp 9 Miliar lebih.
Oleh karena itu, ungkap Kepala Bidang Air Minum Dan Sanitasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST., kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (10/3), untuk mempersiapkan pelaksanaan program reimburse tahun 2022 ini.
Maka hari ini kami melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi dengan seluruh Kepala Desa dan Kelompok Swadaya Manfaat (KSM) dari program tersebut yang berlangsung di Aula pertemuan Dinas PUPR Sumbawa. kata Sofyan.
“Alhamdulillah, program 100-0-100 yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa tahun 2021 lalu terang Lhargo akrab pejabat muda ini disapa, baik itu program air minum tuntas 100 persen, O (Nol) persen kumuh dan Sanitasi juga tuntas 100 persen,” ungkapnya.
Program tersebut semuanya telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan terang sofyan, bahkan telah dilakukan pemeriksaan intensif oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia dengan hasil baik.
Lanjut Sofyan menyatakan, progam reimburse ini syaratnya Pemerintah Daerah harus mendanai terlebih dahulu dan jika sudah sesuai secara tehnis barulah diganti oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dimana untuk program tahun 2022. Pemerintah Pusat kembali mempercayakan Kabupaten Sumbawa untuk melaksanakan program HAMP dimaksud yang diperuntukkan bagi 14 Desa dengan nilai total anggaran mencapai Rp 4,2 Miliar.
Adapun lokasi program ini antara lain yakni, Desa Labuan Alas, Sabedo, Luk, Lito, Langam, Berora, Sekokat, Pemasar, Labuan Sangoro, Sepakat, SP II Prode, Lamenta, Boal dan Desa Empang Atas, dengan program pembangunan jaringan perpipaan yang ditargetkan mencapai total 2.205 sambungan rumah (SR).
Begitu pula untuk program Air Limbah Setempat (ALS) dengan pembangunan septic tank, kata sofyan, dialokasikan anggaran total mencapai sekitar Rp 5 Miliar. Dimana program tersebut tersebar di 11 Desa yakni Desa Langam, Batu Bulan, Labangka, Lunyuk Rea, Leseng, Pelat, Labuan Alas, Pukat, Labuhan Badas, Sukadamai dan Jotang Beru.
Adapun dengan target sebanyak 1.050 sambungan rumah (SR), yang diharapkan setelah seluruh dokumennya lengkap, maka kegiatan action lapangannya akan dapat dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat yang ditunjuk sebagai penanggung jawab pengelola kegiatan pada bulan April mendatang, tukasnya.
“Oleh karena itu, sebelum kedua program hibah ini dilaksanakan, maka kami dari PUPR Sumbawa terlebih dahulu melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada sejumlah Kades dan KSM, agar sejak dini segera mempersiapkan KSM yang akan ditunjuk sebagai pengelola kegiatan program reimburse tersebut, paling lambat 18 Maret seluruh daftar KSM sudah tuntas diterima, mengingat rencana kegiatan actionnya direncanakan sudah bisa dilaksanakan April mendatang, dengan anggarannya nanti akan langsung masuk kedalam rekening KSM masing-masing, dan kami sangat optimis program tahun 2022 ini akan dapat berjalan dengan baik dan sukses seperti tahun sebelumnya, karena itu dukungan berbagai elemen masyarakat di daerah ini sangat dibutuhkan,” pungkas Sofyan (IA-**)












