Kadisnakeswan Haji Jun: Pelaksanaan Pengadaan dan Action Fisik Proyek Akhir Mei

Sumbawa, infoaktualnews.com – Tahun anggaran 2022, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sumbawa mendapatkan alokasi anggaran Pokok Pikiran (Pokir) aspirasi sejumlah anggota DPRD Sumbawa sekitar Rp 9,3 Miliar lebih dan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat mencapai sekitar Rp 10,6 Miliar, optimis pelaksanaan kegiatan pengadaan dan action fisik proyek yang direncanakan paling tidak akhir Mei mendatang sudah bisa dimulai, ungkap Kepala DPKH Kabupaten Sumbawa H Junaidi, S.TP, kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (24/5).

Khusus untuk Pokir Dewan tahun ini terang Haji Junaidi akrab disapa, telah diaokasikan anggaran sekitar Rp 9,3 Miliar lebih yang diperuntukkan bagi pengadaan sejumlah bibit ternak yang akan diberikan kepada sejumlah kelompok petani peternak yang dijadikan skala prioritas sesuai dengan aspirasi sejumlah anggota DPRD Sumbawa, dimana proses tender bagi pengadaannya sedang dilakukan verifikasi oleh pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Sumbawa, begitu pula untuk tender proyek fisik yang dibiayai melalui bantuan DAK juga sedang dalam proses Aanuwidzing.

“Kami sangat optimis setelah proses lelang tendernya rampung dilakukan oleh pihak ULP, maka kontraknya dan pelaksanaan kegiatan action fisiknya dilapangan sudah bisa dilakukan paling tidak akhir Mei 2022 mendatang,” kata Haji Junaidi.

Menurutnya, sejumlah anggota DPRD Sumbawa kembali mengalokasikan anggaran Pokir Dewan bagi pengadaan bibit ternak yang diharapkan akan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ternak di daerah ini, serta dapat memberikan dorongan semangat dan motivasi bagi para kelompok petani peternak penerima manfaat untuk tetap bergairah menekuni usaha peternakan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, kami meminta kepada penyedia jasa yang nantinya mendapat kepercayaan bagi pelaksanaan pengadaannya, agar benar-benar memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, begitu pula kepada kelompok tani penerima manfaat (pengelola) agar benar-benar memanfaatkan bantuan bibit ternak tersebut sesuai dengan yang diprogramkan, ujarnya.

Masih kata Haji Junaidi, untuk bantuan DAK dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia mencapai sekitar Rp 10,650 Miliar dihajatkan untuk menunjang program pembangunan dan pembenahan fisik dan non fisik bidang peternakan di tanah samawa ini.

Dimana sesuai dengan usulan dan program perencanaan anggaran DAK tersebut diperuntukkan bagi program pembenahan (rehabilitasi) 10 Unit bangunan gedung Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Rumah Pemotongaan Hewan (RPH) Bangkong Karang Dima Kecamatan Labuan Badas, termasuk pembenahan pagar maupun pengadaan bagi 10 unit  kendaraan roda dua (sepeda motor) untuk menunjang kegiatan operasional pada 10 Puskeswan yang berada di Kecamatan Alas Barat, Buer, Utan, Labuan Badas, Lape, Moyo Hulu, Lunyuk, Plampang, Labangka dan Empang, disamping itu ada pula program non fisik yang diperuntukkan bagi pengadaan obat-obatan, vaksin ternak SE/Ant dan jasa medik veterener, papar Haji Junaidi.(IA-**)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)