Terkait Pelayanan Kesehatan, Inilah Masukan dari Komisi IV DPRD Sumbawa

Sumbawa, infoaktualnews.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa mendorong perbaikan layanan kesehatan pada semua Fasilitas Kesehatan  (Faskes) di Kabupaten Sumbawa.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Terkait Pelayanan dan Tenaga Kesehatan  yang dipimpin Ahmadul Kusasi, SH didampingi Syahrul,SE, Dra. Saidatul Kamila Djibril, Irwandi, dan  Achmad Fachri, S.H., Selasa (19/7) bertempat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa.  Dari kalangan eksekutif, hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Direktur RSUD Sumbawa, Perwakilan Direktur RSMA Sumbawa, dan 25  Kepala UPT BLUD Puskesmas se- Kabupaten Sumbawa.

Ahmadul Kusasi  mengungkap, bahwa ada beberapa hal yang mencuat dan dikeluhkan oleh sebagian masyarakat untuk segera disikapi.

“Yang akan kita bahas kali ini yaitu Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, RSUD  Sumbawa dan RSP Manambai Abdul Qadir (RSMA)  Provinsi di Sumbawa, Jasa pelayanan dokter spesialis dan jasa medis, BPJS dan SKTM,  serta SK Perawat,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, hal ini berkaitan juga dengan pencapaian visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa termasuk Pelayanan Ambulance, Pelayanan ibu hamil yang ada di Faskes baik puskesmas atau di RSUD/RSMA serta Ketersediaan obat terutama yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaedi, S.Si.,M.Si.,Apt menyampaikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat sehat dan akan memberikan pelayanan terbaik. Akan tetapi ketika memberikan pelayanan ada saja kekurangannya. Oleh karenanya kami mengharapkan support dari komisi IV dalam kekurangan sarana dan prasarana  agar sesuai dengan standar Kemenkes” Urainya.

Terhadap SKTM kata Junaedi, pihaknya  telah  berdiskusi dengan BKAD.
“Intinya siapapun asal dia manusia bisa dibantu melalui SKTM. Bahkan pendamping ketika dirujuk ke luar daerah akan dibiayai oleh Pemda, di provinsi NTB sebesar 5 juta rupiah dan luar provinsi 10 juta rupiah. Ini akan menjadi perhatian kita artinya dalam kondisi darurat, pelayanan diutamakan dengan mengesampingkan administrasi,”komitnya.

Mengenai pelayanan Ambulance, kami berharap setiap puskesmas mempunyai 2 unit ambulance karena ada kesulitan beberapa pukesmas hanya memiliki 1 unit ambulance.

“Ke depannya, kami akan memenuhi kekurangan ambulance melalui dana DAK  dan akan ada pengadaan 9 unit ambulance. Meskipun demikian Jika kelebihan akan digeser pada UPT terdekat,” imbuhnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)