Sumbawa, infoaktualnews.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa mendapatkan gelontoran anggaran Pokir Dewan dari aspirasi sejumlah anggota DPRD Sumbawa mencapai Rp 2,5 Miliar.
Dimana anggaran pokir Dewan Tahun 2022 ini diperuntukkan guna menunjang program kegiatan pembangunan dan pembenahan prasarana utilitas umum (P2SU) yang dibutuhkan masyarakat, ujar Kabid P2SU Dinas PRKP Sumbawa Zubhan, ST., didampingi PPK Bidang P2SU Abdul Hafiedz, ST.,kepada awak media, Selasa (30/8).
“Kami optimis seluruh program yang direncanakan akan dapat dituntaskan paling lambat pertengahan September mendatang,” kata Zubhan akrab disapa pejabat low profile ini.
Adapun bantuan anggaran Pokir Dewan ungkap Zubhan, sejumlah program penanganan dan pembenahan sejumlah jalan lingkungan, pembangunan dan perkuatan tebing (talud) lingkungan, pemeliharaan tempat pemakaman umum (TPU) maupun penanganan penerangan jalan umum (PJU) didalam kota Sumbawa Besar dan beberapa Kecamatan dapat dilakukan. Sejauh ini dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan telah berjalan dengan baik sesuai dengan program yang direncanakan.
Lanjut Zubhan jelas akan bahwa, sejumlah paket pembenahan jalan lingkungan, perkuatan tebing (talud) lingkungan dan pemeliharaan TPU itu dilaksanakan dengan menggunakan sistem penunjukan langsung (PL) sesuai dengan dengan hasil koordinasi dengan pemilik Pokir (User). Dan kegiatan action fisik lapangan dilaksanakan oleh rekanan kontraktor pelaksana yang ditunjuk dimulai sejak bulan Juli lalu.
“Alhamdulillah progres fisiknya rata-rata sudah mencapai 95 persen, dan ada sejumlah paket program yang telah dituntaskan fisiknya 100 persen pada 20 Agustus lalu, sehingga dengan progres yang dihasilkan kami sangat optimis seluruhnya akan dapat dituntaskan pada pertengahan September 2022 mendatang,” terang Zubhan.
Dan semua pekerjaan itu, sebelumnya juga telah diingatkan kepada rekanan kontraktor pelaksana agar pekerjaan proyek Pokir Dewan itu harus benar-benar dapat dituntaskan dengan baik, karena hajatnya memang untuk kepentingan masyarakat, dalam hal ini rekanan kontraktor pelaksana menyatakan siap untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan program yang telah ditetapkan, tutur Zubhan.
Hal senada juga diungkapkan PPK Abdul Hafidz, ST., terkait dengan PJU, pihaknya juga telah menyiapkan tim khusus PJU beranggotakan 10 orang tenaga kontrak yang didukung dua kendaraan mobil Crane (putih dan hijau) dengan daya jangkau tangga ada yang sampai 14 meter, sehingga memudahkan bagi para petugas dalam menunjang kegiatan pekerjaannya di lapangan untuk mengganti dan membenahi penerangan lampu jalan umum didalam kota Sumbawa, ujarnya.
“Alokasi anggaran reguler yang sangat terbatas, penanganan penerangan jalan menjadi terang benderang suatu prioritas utama,” kata Hafiedz
Tentunya, kondisi keadaan anggaran yang terbatas ini tidak semua permintaan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Dimana penanganan PJU itu tentu disesuaikan dengan skala prioritas, pihaknya juga akan selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pungkasnya (IA)












