Sumbawa, infoaktualnews.com – Tim Pengawas dan Tim Teknis dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (20/9) melakukan peninjauan dan pengawasan terhadap kegiatan pelaksanaan proyek pembangunan dan rehabilitasi dermaga Labuhan Haji Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas Sumbawa.
Dimana pembangunan proyek tersebut mendapatkan gelontoran bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler Tahun 2022 senilai Rp 3,8 Miliar dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, dengan nilai kontrak hasil negoisasi sebesar Rp 3.633.708.000,00 (sekitar Rp 3,6 Miliar lebih). Dimana penanganannya dikerjakan oleh CV Multisarana Utama, dan saat ini tengah dilaksanakan pekerjaan awalnya, ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Abdul Azis kepada awak media ini, Rabu (21/9).
Dikatakan Azis akrab disapa pejabat low profile ini, dari hasil monitoring evaluasi dan pengawasan yang dilakukan tim teknis dan pengawas dari Kemenhub tersebut. sejauh ini dinilai tak ada masalah karena tahapan persiapan pelaksanaan sejak Agustus Lalu telah dilakukan kontraktor pelaksana dengan membuat MC Nol pekerjaan dan Direksikit, termasuk pasokan droping material, peralatan dan tenaga telah disiapkan dalam keadaan Onsite di lokasi.
Oleh karena itu, pekerjaannya berjalan sesuai dengan schedule program yang ditetapkan terang Abdul Azis, dengan progres fisik awal telah mencapai sekitar 5 persen dan pemasangan paving block disekitar kawasan dermaga Labuhan Haji tengah dituntaskan, sehingga dapat memperlancar kegiatan pekerjaan di lapangan, tukasnya.
Hal senada juga dijelaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga Kasi Moda Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Hasynul, ST., menyatakan bahwa, pelaksanaan pekerjaan lapangan hingga saat ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti, dengan pasokan material, peralatan dan tenaga kerja dalam keada siap di lokasi.
Dimana rekanan kontraktor pelaksana telah diingatkan agar dalam melaksanakan pekerjaan memperhatikan situasi cuaca dan musim, cetusnya.
Menurutnya, CV Multisarana Utama Mataram dinilai memenuhi syarat dan ditunjuk untuk melaksanakan PL bagi proyek pembangunan dan rehabilitasi dermaga Labuhan Haji Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas Sumbawa ini dengan nilai kontrak Rp Rp 3.633.708.000,00 (sekitar Rp 3,6 Miliar lebih), dan perusahaan tersebut telah menyerahkan jaminan pelaksanaan senilai Rp 181.685.400,00 (sekitar Rp 181,6 Juta lebih).
Dan penandatanganan kontrak kerja sekaligus dilakukan kegiatan Pra Contruction Metting (PCM) terhitung sejak 20 Juli 2022 lalu yang diharapkan seluruh pekerjaan harus selesai tepat waktu dan tepat mutu sesuai dengan schedule program dan spesifikasi (bestek) yang ditentukan, ujarnya.(IA*)












