Sumbawa, infoaktualnews.com – Dua Tahun lalu lahan Balai Benih Utama (BBU) Sering dialih fungsi sebagai tempat pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sempat belom ada kepastian, Kini Pemerintah Daerah Sumbawa telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 2 Milyar untuk pengadaan lahan tanah di kawasan Moyo Hilir. ungkap Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa melalui kabid pertanahan Surbini, M.Si kepada media ini, Senin (26/9).
“Kami sudah tuntaskan lahan pengganti Balai Benih Utama tahun ini, 44 persen sudah dibayarkan ke pemilik lahan dan sisanya akan dibayarkan tahun 2023 dengan tetap mengacu pada hasil apprisal,” kata Surbini akrab disapa pejabat low profile ini.
Dan itu semua sudah ada peryataan masyarakat juga terkait dengan persetujuan dan kesiapan menerima pembayaran ganti rugi lahan sesuai dengan hasil aprisal tahun 2022 meskipun sisa dibayarkan pada tahun depan, paparnya.
Dikatakan Surbini, anggaran tersebut dialokasikan lewat APBD tahun 2022 dan tahun 2023, diperuntukkan untuk pengadaan lahan tanah pengganti atas tanah Balai Benih Utama (BBU) Pertanian Sering agar bisa dimanfaatkan kembali guna kemajuan pertanian di tanah Samawa ini.
Sebelumnya ada enam calon lokasi lahan pengganti yang diusulkan, Namun dari beberapa lokasi tersebut telah ditetapkan di wilayah Orong Telaga Kecamatan Moyo Hilir. (IA*)












