Sumbawa, infoaktualnews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa tengah melaksanakan sejumlah paket proyek pembangunan dan pembenah sejumlah ruas jalan, sarana air minum dan sanitasi maupun sumberdaya air (SDA) termasuk kegiatan revitalisasi Istana Bala Putih Sumbawa dan sejumlah paket proyek Pokir Dewan yang dilaksanakan dalam tahun anggaran 2022, baik itu yang dibiayai melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD maupun anggaran Pokir sejumlah anggota DPRD Sumbawa.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Sumbawa Dian Sidarta, ST.,MM, kepada media ini diruang kerjanya, Kamis (27/10).
“Alhamdulillah secara umum dinilai telah berjalan dalam keadaan On The Track, dengan hasil pekerjaan fisik sebagian besar sudah rampung 100 persen dan ada beberapa paket lagi yang hampir rampung, sehingga optimis pada Desember mendatang dinyatakan final dan selesai,” ungkap Dian akrab disapa pejabat muda low profil ini.
Terkait dengan rencana program tahun 2023 mendatang kata Dian, sejauh ini langkah awal tim perencanaan teknis telah melakukan inventarisasi mana saja yang akan dijadikan skala prioritas dalam penanganannya yang sifatnya kita PUPR itu sesuai dengan tupoksi yang dimiliki adalah bagaimana membangun dan memelihara, dimana membangun adalah tentu berkaitan dengan rencana berkala seperti jalan untuk kita penuhi dengan meningkatkan kepada kondisi jalan yang mantap ke arah 100 persen, dengan tingkat capaian tiap tahunnya itu yang kita sedang susun di dalam rencana membangun kemudian memelihara.
Menurutnya, untuk memelihara yang sudah kita bangun di tahun ini agar umur konstruksinya tetap terpelihara dengan baik dan yang terakhir adalah memelihara yang berkala ataupun hal-hal lain berkaitan dengan kewenangan Kabupaten dengan Pusat, dalam hal ini rencananya sudah dalam tahap 90 persen dalam artian apa-apa yang kita usulkan sudah ada bayangan baik itu dalam alokasi anggarannya maupun sumber lain, sehingga nanti terakhir kita di bulan November atau Desember mendatang sudah ada sinyal yang jelas dan sudah tidak berubah, tinggal memperbaiki apa saja yang masih dirasakan kurang, ujarnya.
Oleh karena itu, kata Dian, untuk usulan program tahun 2023 mendatang masih ada sejumlah ruas jalan yang akan dijadikan skala prioritas penanganannya seperti penanganan lanjutan ruas jalan Lantung dan sejumlah ruas jalan lainnya, dan ada pula untuk daerah irigasi yang sudah rusak parah, terus berupaya mengembangkan ketersediaan sarana dan prasarana air minum masyarakat di sejumlah daerah yang sulit tapi ada sumber mata airnya.
Selain itu, lewat APBD-P tahun 2022 ini pemda Sumbawa telah mengalokasikan anggaran bagi peningkatan dan pembenahan alat Bio Listrik kita yang sudah ada mungkin kita melakukan update, agar ketika dimanfaatkan nanti bekerjanya lebih sensitif dan lebih tertata dalam menentukan mata air mana yang cocok. imbuhnya
Keberadaan peralatan pendukung Bio Listrik ini cetus Dian, akan bisa dipakai untuk membantu program kinerja yang ada untuk mencari sumber mata air, sehingga pada tahun 2023 bisa dianggarkan bagi program mesin bornya hingga kedalaman mencapai 75 meter.
“Kami berharap tahun depan itu penanganan untuk jalan itu penting dilakukan, terutama dalam penanganan dan pembenahan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Begitu pula untuk program sektor non infrastruktur seperti penguatan di jasa konstruksi dan tata ruang dengan rencana tahun depan kita buat regulasinya, dan untuk tata ruang kita sudah melakukan langkah yang cukup maju dengan dukungan sejumlah tenaga ahli daerah ini dinilai cukup mumpuni dan itu sudah dibuktikan di pusat tentang program sawah yang dilindungi kita berhasil memetakan dibanding dengan Kabupaten lainnya di Indonesia, dalam hal ini Kabupaten Sumbawa untuk data sawah ataupun percetakan sawah sudah lengkap dengan membuat peta yang berbasis koordinat yang nantinya akan muda dimasukkan dalam review Rencana Tata Ruang dan Ruang Wilayah (RTRW), namun untuk batas Desa itu yang perlu dilakukan finalisasi kedepannya,” tandasnya (IA)












