Bandung, InfoaktualNews.com – Sektor wisata yang berada di kawasan hutan Perhutani KPH Bandung Utara, berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui UMKM.
Usaha masyarakat disekitaran lokasi wisata bergerak melalui warung kuliner, cindera mata serta pengelolaan lahan parkir.
Yayan Hendayana Kasi perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perhutani KPH Bandung Utara mengatakan keberadaan usaha masyarakat tersebut tidak terlepas dari komitmen Perhutani dibidang sosial.
“Titik utamanya sosial. Ada manfaat buat masyarakat sekitar. Wisata jalan ekonomi masyarakat juga jalan. Masyarakat terlibat dalam penataan hutan. Hubungannga saling menguntungkan, ” ujarnya di Bandung, Rabu (9/8/2023).
Saat ini terdapat 500 kegiatan UMKM yang tersebar di 43 wana wisata yang dikelola Perhutani Bandung Utara.
KSS Komunikasi Perusahaan Perhutani KPH Bandung Utara Endan Cahyadi menjelaskan pihaknya tetap komit untuk menggandeng masyarakat, termasuk pengembangan wisata.
” Termasuk kalau pihak ketiga atau investor yang mau mengembangkan wisata didalam PKS nya itu kita buat tripartit, masyarakat harus terlibat, dapat manfaat, ” tuturnya.
Usaha masyarakat dilingkup wisata menjadi bagian pembinaan Perhutani KPH Bandung Utara kepada masyarakat sekitar hutan, terutama yang bergabung dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Lebih jauh Yayan menuturkan jika peran masyarakat sekitar hutan sangat penting tidak hanya dari aspek ekonomi tapi juga lingkungan.
” Masyarakat membantu kebersihan area wisata dan memberi masyarakat masukanmasukan. Misalnya soal penataan aliran air dilokasi wisata. Sangat membantu dari sisi analisa dampak lingkungan, ” pungkasnya. (***)












