BANDUNG,infoaktualnews.com – Ditengah kekeringan yang melanda akibat musim kemarau masyrakat sekitar Gunung Burangrang masih menikmati air bersih yang melimpah.
Kawasan gunung Burangrang masuk dalam kawasah hutan BKPH Padalarang, KPH Perhutani Bandung Utara.
Dari 100 persen debit air yang bersumber dadi gunung burangrang 95 persen lebih digunakan untuk kebutuhan pokok masyarakat secara gratis, sisanya dikerjasamakan dengan pihak swasta.
” Air bersih dari gunung burangrang digunakan oleh masyarakar dari 2 kecamatan, yaitu kecamatan Cisarua dan kecamatan Cikalong Kabupaten Bandung Barat, ” jelas Iyus Rustandi Asper BKPH Padalaranf, Perhutani Bandung Utara, di Cimahi, Kamis (19/10/2023).
Diakui Iyus kendati ada penurunan debit air namun jumlahnya tidak signifikan dan masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
” Ada penurunan tapi tidak signigkan untuk kebutuhan air masyarakat masih bi dipenui untuk kebutuhan pokok sehari-hari, ” ujarnya.
Selanjuynya untuk menambabh debit air akan dilakukan melalui pengayaan tanaman dengan gerakan penanaman saat musim hujan tiba.
Mencermati fenomema tersebuymt Iyus berpesan ditangah banyak berbagai program kehutanan masyarakat harus punya pandangan yang sama tentang hutan.
” Dari kemarau panjang serta ketersediaan air saya mengajak masyarakat punya pemahaman yang sama yaitu hutan harus dijaga, hutan harus ada, jaga keberlangsungannya dengan cara dilestarikan, ” tuturnya.
Lebih lanjut disebutkan Iyus, hutan sebagai sumber ekonomi harus selaraa dengan aspek ekologinya.
” Iya kalau ada tanaman dihutan untuk ekonomi harus tetap mmperhatikan sola ekologinya. Biar fungsi hutan tetap terjaga,” pungksnya. (***)












