Batubara INFOAKTUALNEWS.COM – dibayar untuk bungkam sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah Mikro UMKM merasa kecewa dengan dinas UMKM Batubara, kekecewaan itu saat dinas terkait pilih kasih saat membayarkan hasil dagangan yang di titip kan di Dekranasda Kabupaten Batubara.
Tak hayal kekecewaan itu sempat viral di media sosial sebagai bentuk protes para pelaku UMKM yang hasil penjualan nya tak di bayarkan.
Hal itu di utara kan Muhammad Fauzar dirinya merasa aneh kenapa bisa dinas terkait hanya membayarkan ke beberapa orang saja, terkesan dinas yang di pimpin Hakim hanya membayarkan ke orang yang fokal saja seperti untuk tutup mulut saja, sememtara pelaku UKM lainnya tidak di bayarkan.
Kenapa para UKM lain yang masih dihutangi oleh Dinas Koperasi dan UKM Batubara bahkan tidak menerima sepeser pun dari hasil penjualan mereka kepastian kapan di bayarkan kita pun tak diberi tahu, apa Pemkab semiskin ini hingga hak pelaku UKM pun tak di bayarkan, tanya Muhammad Fauzar.
Herannya lagi UKM yang dibayarkan hutangnya ini merupakan salah satu UKM yang menitipkan produknya di Kantor Dekranasda melalui izin Dinas Koperasi dan UKM Batubara dengan dalih agar umkm tersebut tidak bertindak lebih agresif lagi karena sebelumnya
pergerakannya yang cukup kuat dan aktif di media sosial.
Hal ini membuat beberapa UKM yang belum menerima hasil penjualan ikut geram dengan keputusan tidak adil yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Batubara yang saat ini, tegas anton.
Masih dikatakan Muhammad Fauzar atau yang akrab di sapa Anton ini Hakim selaku Kepala Dinas UMKM sewenang wenang dan pilih kasih, jika kami tetap tidak mendapatkan kepastian saya bersama dengan pelaku UKM akan turun ke jalan untuk menuntut hak kami, ujar Anton.
Akibat tidak dibayarkan nya uang modal jualan, usaha kami jadi terganggu karena uang nya masih tertahan disana, kami pengusaha kecil hanya itu modal yang kami putar kan buat modal, pungkas nya.
Anton tegas kan dinas UMKM agar segera membayarkan uang pelaku UKM dan meminta Pj Bupati Batubara untuk mengevaluasi Hakim selaku kepala dinas UMKM yang dinilai tidak profesional selaku pimpinan di dinas tersebut, yang paling kita sesal kan kenapa ada yang di bayar ada yang tidak di bayarkan,(IA-RF).












