Langkat, InfoaktualNews. Com- Pembongkaran paksa miniatur Ka’bah yang terletak dihalaman Masjid Al- Ilham Desa Gohor Lama, Kecamatan Wampu yang dilakukan oleh PT. LNK menjadi polemik di tengah- tengah masyarakat.
Pasalnya, Ka’bah adalah simbol yang sakral dan suci bagi ummat islam. Sangat di sayangkan seharusnya bangunan itu di jaga dan di rawat, walaupun bagunan Ka’ bah di Masjid Al- Ilham itu masih dalam proses pembangunan 35%.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Langakat Agus Salim, S. Pd, MA di dampingi Sekretaris umumnya Muhammad Rifana, S.P.d.I, sangat mengecam atas tindakan PT. LNK tersebut. Ia sangat kecewa mengapa bangunan Ka’bah yang dibangun dari hasil infaq dan sadoqah ummat islam dirobohkan oleh PT. LNK.
“Sangat disayangkan kenapa bangunan Ka’bah di Masjid Al- Ilham, Desa Gohor Lama, Kecamatan Wampu di bongkar oleh PT. LNK. Itu sangat mencederai hati kami selaku ummat islam, ” ucapnya.
Lebih lanjut, Agus Salim mengatakan, bangunan Ka’bah itu di buat sebagai sarana edukasi dan manasik haji/ umroh bagi masyarakat yang nantinya berniat dan berkeinginan untuk melaksanakan ibadah di tanah suci makkah.
“Kami meminta kepada PT. LNK untuk melakukan klarifikasi atas kejadian ini, karna kami sebagai ummat islam merasa sangat kecewa atas sikap arogansi perusahaan asal Malaysia yang bekerja sama dengan PTPN II itu, ” tegasnya.
“Kami juga akan mengawal dan siap membantu proses investigasi yang akan dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat yang beberapa waktu yang lalu menyatakan sikap atas kejadian yang sangat memprihatinkan tersebut,” pungkasnya.(***)