Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Investasi Industri Unggas Terintegrasi

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mendorong langkah pemerintah Jarot-Ansori untuk terus gerak cepat bekerja dengan perangkat Daerah guna membangun infrastruktur kuat, Investasi aman serta ramah dan Industri tumbuh dengan terus menjemput sejumlah program-program pemerintah Pusat.

“Allhamdulillah, kami apresiasi langkah cepat Pemerintah Jarot-Ansori dalam membangun sejumlah infrastruktur wilayah selatan dan Investasi di Daerah ini,” kata H Zohran SH Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa saat dikonfirmasi media ini, Senin (5/1).

Lebih lanjut, Orek akrab disapa politisi Nasdem, Komisi II DPRD Sumbawa sebagai mitra pemerintah otomatis akan dukungan penuh kebijakan-kebijakan yang pro terhadap masyarakat serta kemajuan Daerah. Seperti halnya terkait dengan rencana investasi rencana ground breaking Industri Unggas Terintegrasi di kawasan BPHMT Serading. ungkapnya.

“Kami mendukung, mengajak masyarakat Sumbawa mensukseskan investasi strategis nasional mencapai sekitar Rp1,37 Triliun, karena bilamana ada investasi masuk maka perputaran perekonomian akan tumbuh kedepannya,” tegas Orek.

Menurutnya, kehadiran proyek ini menjadi jawaban nyata bagi sektor pertanian dan peternakan Sumbawa. Sebab sebut Orek, Jagung dan residu pertanian tidak lagi keluar daerah sebagai bahan mentah, tetapi dikelola di dalam daerah untuk menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan kesejahteraan petani serta peternak lokal. harap Orek.

“Kami di Komisi II berkomitmen untuk mengawal setiap tahapan pembangunan agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa,” pungkasnya (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)