Deli Serdang INFOAKTUALNEWS.COM – Nama Kompol Dr Ferry Kusnadi bukanlah sosok asing di dunia penegakan hukum, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Sepanjang kariernya di institusi Kepolisian Republik Indonesia, ia dikenal sebagai perwira dengan rekam jejak gemilang, tegas, dan penuh dedikasi dalam memberantas kejahatan, mulai dari narkotika, kejahatan jalanan, hingga tindak pidana korupsi.
Perjalanan panjang pengabdian Kompol Dr Ferry Kusnadi dimulai sejak tahun 1998 saat bertugas di Polres Tapanuli Utara. Pada masa itu, ia terlibat langsung dalam operasi besar pemberantasan narkotika dengan menggagalkan penyelundupan ganja siap edar seberat 50 kilogram serta membasmi ladang ganja seluas tiga hektare. Operasi tersebut bahkan diwarnai baku tembak selama kurang lebih 18 jam yang berujung pada tewasnya sejumlah tersangka.
Prestasi lainnya kembali ditorehkan saat ia menjabat sebagai Ketua Tim Jatanras Polda Sumatera Utara. Di bawah kepemimpinannya, tim berhasil mengungkap kasus dua pelaku jambret di Kota Pematangsiantar yang menewaskan pegawai Bank Negara Indonesia (BNI), Rara Sitta. Atas keberhasilan tersebut, Kompol Ferry Kusnadi menerima penghargaan khusus dari pihak BNI.
Ketika dipercaya sebagai Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Ferry Kusnadi dikenal sebagai sosok yang tegas dan berwibawa. Berbagai kasus besar berhasil diungkap, mulai dari pembongkaran markas pembuatan serta peredaran uang palsu hingga pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah. Dalam salah satu operasi, ia berhasil mengamankan dua kurir narkoba asal Aceh dengan barang bukti ganja seberat 30 kilogram.
Tak hanya itu, saat berdinas di Polsekta Patumbak, Ferry juga sukses menggagalkan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dengan barang bukti mencapai 5.400 butir, serta pengungkapan lanjutan yang mencapai ribuan butir ekstasi lainnya. Deretan prestasi tersebut menjadikannya dikenal sebagai perwira lapangan yang konsisten dan tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan.
Di balik ketegasannya sebagai aparat penegak hukum, perjalanan hidup Kompol Dr Ferry Kusnadi sarat dengan perjuangan. Ia mengawali masa mudanya dengan berjualan kangkung dan membantu mengajar karate bersama abang kandungnya demi membiayai pendidikan. Dari bangku sekolah dasar hingga menamatkan pendidikan di STM Negeri 3 Medan, perjuangan itu menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter disiplin dan pantang menyerah.
Sebelum tamat sekolah teknik dan STM, saya ikut-ikut abang ngajar karate. Dari dua tempat ada sekitar 100 murid. Dari situlah uangnya saya gunakan untuk sekolah,” ujarnya mengenang masa lalu.
Setelah lulus STM, Ferry melanjutkan pengabdian dengan mengikuti pendidikan Polri sebagai alumni SEBA Prajurit Karir tahun 1994, kemudian kembali menempuh pendidikan lanjutan di Scapa Polri pada tahun 2009.
Pengalaman penting lainnya ia peroleh saat menangani kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah Simalungun pada periode 2009–2013. Dalam penanganan perkara tersebut, ia mengaku menghadapi tekanan berat baik dari internal maupun eksternal karena melibatkan sejumlah nama pejabat daerah.
Pengalaman paling berkesan saat menangani kasus Tipikor di Simalungun. Banyak tekanan, kepentingan politik dan sosial bercampur jadi satu,” ungkapnya saat mengenang tugasnya sebagai Kanit Tipikor Reskrim Polres Simalungun.
Menurutnya, penanganan perkara korupsi menuntut kehati-hatian tinggi dan soliditas tim yang kuat. Ia menegaskan bahwa kerja tim menjadi kunci utama agar institusi Polri tetap terjaga marwah dan kepercayaannya di mata publik.
Tidak mudah menangani korupsi. Ada kepentingan rakyat, sosial, bisnis bahkan politik. Karena itu harus benar-benar hati-hati. Yang dipertaruhkan adalah nama institusi Polri,” tegasnya.
Dalam perjalanan kariernya, Kompol Dr Ferry Kusnadi juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Labuhan Ruku, Kasat Reskrim Polres Batu Bara, serta Kasat Narkoba Polres Batu Bara. Pada 11 Februari 2025, ia kembali mendapat kepercayaan bertugas di Polda Sumatera Utara sebagai Kanit 4 Subdit 1 Direktorat Narkoba. Selanjutnya, pada 20 Januari 2025, ia dimutasi ke Polresta Deli Serdang dengan jabatan sebagai Kasat Narkoba.
Dengan rekam jejak panjang, pengalaman lapangan, serta latar belakang kehidupan yang penuh perjuangan, Kompol Dr Ferry Kusnadi SH, MH menjadi gambaran nyata sosok perwira Polri yang tumbuh dari bawah dan tetap memegang teguh komitmen pengabdian kepada negara dan masyarakat,(IA/RF).












