Dinahkodai Abi Akim, Sejumlah Terobosan Dilakukan Untuk Pelayanan

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Pemerintahan silih berganti, dari era Bupati Husni Djibril ke Bupati Mahmud Abdullah. Maka Dirut PDAM pun membutuhkan sosok baru yang progresif. Haji Mo’ memberi mandat kepada H. Abdul Hakim, akrab dengan nama populer Haji Akim.

Semenjak ditunjuk sebagai Dirut PDAM terhitung 7 September 2022, Haji Akim mengawali tugas dan kerjanya dengan langkah pertama melakukan konsolidasi internal. Ia sadari bahwa jabatannya harus dengan kerja keras dan terukur demi menyehatkan PDAM yang sempat sakarat, nyaris mati suri.

Ketika mengawali tugasnya, setelah resmi menjadi orang nomor satu di BUMD itu, Haji Akim dihadapkan pada berbagai masalah krusial.

Yakni pertama, warisan hutang PDAM di Bank NTB ± Rp 1,2 milyar include bunga dengan tempo 3,5 tahun sejak tahun 2021 belum terbayar.

Kedua, warisan hutang pajak ± Rp 1,7 miliar.
Ketiga, sistem teknologi Informasi yang salah dalam pola kerjasamanya sehingga membuat PDAM bergantung pada pihak ke tiga.
Ke Empat, aturan-aturan terkait pelayanan dan kepegawaian tidak jelas.
Ke lima, perizinan pemanfaatan dan pengusahaan air (Izin Sippa)di sumber air baku tidak pernah diurus sehingga PDAM terancam tidak bisa beroperasi karena tidak memiliki izin.
Ke enam, banyaknya infrastruktur yang mengalami kerusakan mulai dari Intake, pipa transmisi, pengolahan air dan pipa distribusi.

Ke tujuh, tidak adanya perhatian dalam manajemen K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja serta tidak adanya baju seragam kerja dan identitas berupa ID Card karyawan.
Ke delapan, kurangnya perhatian pada peningkatan kapasitas karyawan melalui pelatihan-pelayihan yang dibutuhkan dalam manajemen perusahaan air minum.

Ujian yang paling berat juga di alami terbakarnya kantor pusat Perumdam Batulanteh pada 8 Oktober 2022 sehingga menyebabkan bangunan dan peralatan yang ada di dalamnya hangus. Dalam kondisi ini, Haji Akim direktur yang baru sebulan menjabat, mengambil inisiatif meminjam tenda darurat dari BPBD sebagai kantor sementara ± 1 tahun berkantor di tenda tersebut.

Haji Akim pun berupaya melobi, baik ke Pemkab maupun DPRD Sumbawa untuk membantu anggaran untuk merehab kembali kantor yang terbakar dan Alhamdulillah tahun.2023 kantor sudah terbangun kembali.

Tata kelola dan manajemen perusahaan terus diperbaiki. 

Sistem teknologi informasi juga dibenahi melalui kerjasama dengan PT.Air Minum Giri Menang Mataram sehingga sampai hari ini Perumdam Batulanteh sudah mengalami kemajuan yang pesat dalam penyediaan sistem secara mandiri.

Peralatan-peralatam untuk memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja juga sudah di lengkapi sejak tahun 2023 seperti kotak P.3K, helm, sepatu kerja, sarung tangan, rompi kerja, kerucut pengaman jalan, rantai pembatas, lampu lalin, lampu kerja dan lain-lain. Termasuk seragam kerja dan Id Card karyawan juga sudah dilengkapi serta aturan-aturan terkait pelayanan dan kepegawaian juga sudah di lengkapi.

Pelatihan-pelatihan untuk peningkatan kapasitas karyawan rutin dilakukan sejak tahun 2023 baik inhouse training bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma PAMSI maupun pelatihan di luar daerah.

Perizinan Sippa sebagai syarat mengambil atau memanfaatkan air baku juga sudah diurus dan sudah beberapa yang selesai serta yang belum selesai sudah diajukan permohonannya ke Dirjen Sumber Daya Air kementerian PU.

Berbagai masalah tersebut sangat berpengaruh bagi eksistensi dan pelayanan PDAM kepada masyarakat.

Hasil Audit Konsultan Akuntan Publik menunjukkan bahwa PDAM merugi Rp 913 juta pada tahun 2022, sehingga membuat Direktur baru bekerja keras untuk melakukan efisiensi sehingga pada audit tahun buku 2023 tersisa kerugian menjadi Rp 130 juta dan pada hasil audit tahun buku 2024 mengalami laba sebesar ± Rp 238 juta. Selain itu, hutang di Bank NTB Syariah sudah dapat dilunasi pada Januari 2025. Untuk hutang pajak masih dilakukan upaya untuk pemutihan disebabkan hutang pajak tersebut adalah warisan dari sebelumnya.

Berbagai upaya lobi-lobi anggaran ke pemerintah pusat untuk perbaikan infrastruktur juga terus di lakukan. Pada tahun 2023 mendapat bantuan perbaikan intake semongkat yang menelan anggaran ± Rp 5 miliar dan tahun 2024 perbaikan pipa transmisi intake Brang Dalap Marente, Kecamatan Alas.

Haji Akim menyadari, kepemimpinannya menata kelola PDAM yang sakarat harus dapat menjadi tempat sandaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Salah satu langkah terobosan yang dihadirkan adalah inovasi digital melalui aplikasi bernama “Ai-Inum”, yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan transparansi dalam akses layanan air bersih.

Dengan Aplikasi “Ai-Inum”, pelanggan kini dapat dengan mudah memantau konsumsi air, melakukan pembayaran tagihan, serta mengajukan keluhan atau permintaan layanan langsung melalui ponsel mereka. Inovasi ini tidak hanya mempercepat respons terhadap berbagai permasalahan pelanggan, tetapi juga memperkuat interaksi antara Perumdam dan masyarakat.

Abdul Hakim menyatakan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari upaya modernisasi dan peningkatan kualitas layanan.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan yang kami tawarkan. Selain itu, aplikasi ini memastikan proses pelayanan menjadi lebih transparan, cepat, dan efisien,” ujar Abdul Hakim yang alumni Fakultas Ekonomi UII Yogya.

Lebih dari sekadar aplikasi pembayaran dan monitoring penggunaan air, Aplikasi “Ai-Inum” juga akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaru. Rencana ke depan, aplikasi ini akan menyediakan informasi real-time mengenai kualitas air serta status jaringan distribusi, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi akurat dan terkini.

Perumdam Batu Lanteh tidak berhenti di sini. Dengan visi menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas, mudah diakses, dan terpercaya perusahaan ini berkomitmen untuk terus melakukan inovasi.

Abdul Hakim mengharap dukungan dari masyarakat serta sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan air minum yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan masyarakat bisa menikmati layanan air bersih yang lebih modern, praktis, dan sesuai dengan tuntutan zaman digital.

“Perumdam Batu Lanteh siap melangkah ke masa depan dengsn pelayanan prima,” tandasnya. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)