Sumbawa, infoaktualnews.com – Sekretariat Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa H Zohran, SH., melaksanakan kegiatan reses di Dusun Kauman, Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas. Kamis (12/2).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang selama ini dirasakan belum terpenuhi secara optimal.
Reses yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta para pelaku usaha mikro. Warga tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait kebutuhan dasar lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah terkait Penerangan Jalan Umum (PJU). Warga berharap adanya penambahan dan perbaikan lampu jalan di sejumlah titik yang dinilai masih minim penerangan. Kurangnya PJU dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari serta berpotensi menimbulkan risiko keamanan.
Selain itu, infrastruktur jalan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Beberapa ruas jalan di Dusun Kauman dilaporkan mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan agar akses masyarakat menjadi lebih lancar dan aman, terutama saat musim hujan. Warga berharap adanya peningkatan kualitas jalan guna mendukung mobilitas sehari-hari serta aktivitas perekonomian.
Tak hanya infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan peningkatan sarana ibadah. Mereka berharap adanya bantuan untuk perbaikan maupun pengembangan fasilitas tempat ibadah agar lebih nyaman dan representatif bagi jamaah.
Di sektor ekonomi, dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi aspirasi penting. Warga menginginkan adanya perhatian dalam bentuk pelatihan, bantuan permodalan, maupun dukungan pemasaran agar usaha kecil di Dusun Kauman dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Orek akrab disapa, menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga dalam pembahasan program pembangunan ke depan.
Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wadah untuk menyerap langsung suara masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan.
“Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting dan akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang ada. Pembangunan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan reses tersebut ditutup dengan dialog interaktif dan harapan bersama agar sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin demi mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Dusun Kauman. (IA)












