Bima, infoaktualnews.com – Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI berkomitmen memperkuat literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat melalui program pemberdayaan para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat dunia pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Asosiasi Pegiat Al-Qur’an Indonesia (APQI), Pemerintah Kabupaten Bima, dan Universitas Muhammadiyah Bima, Kemenag akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Haflah Tilawah dan Talkshow Inspiratif pada tanggal 25 dan 26 Februari 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar perhelatan seremoni, melainkan bagian dari desain besar Kemenag RI dalam menjadikan para juara MTQ internasional sebagai aktor layanan keagamaan yang terjun langsung menginspirasi publik terutama dengan hadirnya Qori-Qoriah Kelas Dunia.
Adapaun tiga sosok fenomenal yang telah mengharumkan nama Indonesia di kanca global antara lain :
• Hj. Mastia Lestaluhu: Juara MTQ Internasional Malaysia 2016.
• H. Syamsuri Firdaus: Juara MTQ Internasional Kuwait 2024 (Putra asli daerah Bima yang telah mendunia).
• Farhan Muhammadi: Juara MTQ Internasional Maroko 2022.
Sementara rangkaian acara akan dibagi ke dalam dua bentuk utama yang dirancang untuk menyentuh sisi spiritualitas sekaligus edukasi:
1. Haflah Tilawatil Qur’an: Menampilkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan teknik seni baca tingkat tinggi (naghom) dari para juara dunia.
2. Talkshow Inspiratif: Sesi berbagi pengalaman, strategi sukses dalam mencintai serta mendalami Al-Qur’an, serta penguatan literasi baca tulis al-Qur’an yang baik dan benar yang akan dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Bima.
Meningkatkan Literasi Al-Qur’an di Bima Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag RI menekankan bahwa pemilihan Kabupaten Bima sebagai lokasi kegiatan didasari oleh antusiasme masyarakatnya yang religius dan sejarahnya sebagai lumbung qori-qoriah berbakat.
“Kami ingin para juara internasional ini tidak hanya tampil di panggung kompetisi, tapi menjadi penggerak literasi baca tulis Al-Qur’an di masyarakat. Kehadiran mereka di Bima diharapkan mampu memicu semangat generasi muda untuk kembali ke masjid dan mendalami kitab suci,” ujar perwakilan Direktorat Penais Kemenag RI.
Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bima menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlakul karimah.
Harapan untuk Masyarakat Bima dikenal memiliki sejarah panjang dalam mencetak qari-qariah hebat. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul bibit-bibit baru yang termotivasi oleh kehadiran Syamsuri Firdaus dan kawan-kawan. Fokus utama adalah peningkatan pemahaman Al-Qur’an yang lebih mendalam, melampaui sekadar teknik suara, menuju pemahaman isi kandungan yang rahmatan lil ‘alamin. [Red]












