SUMBAWA, infoaktualnews.com – Suasana sore di depan TK Negeri 1 Sumbawa Besar tampak berbeda pada momentum Ramadhan 1447 H/2026. Di tengah hangatnya cahaya senja dan lalu lalang masyarakat yang hendak berbuka puasa, puluhan tangan kecil dengan wajah ceria berdiri rapi membagikan paket takjil kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas.

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi momen istimewa bagi keluarga besar sekolah. Tidak hanya para guru dan orang tua, para siswa-siswi pun turut ambil bagian secara langsung. Dengan penuh semangat dan didampingi para pendidik, mereka menyerahkan takjil sambil tersenyum dan mengucapkan salam kepada masyarakat.
Kepala Sekolah TK Negeri 1 Sumbawa Besar, Maudara S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan kepada peserta didik sejak usia dini.
“Bersama guru-guru, kami ingin menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama kepada anak-anak. Momentum Ramadhan ini sangat tepat untuk mengajarkan arti berbagi, empati, dan kebersamaan,” ungkapnya.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang membaca dan berhitung, tetapi juga membangun nilai-nilai moral dan sosial. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, anak-anak belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya saat menerima, tetapi juga saat memberi.
Antusiasme para peserta didik terlihat jelas. Dengan seragam rapi dan wajah sumringah, mereka tampak bangga bisa terlibat dalam aksi sosial tersebut. Beberapa di antaranya bahkan dengan polos bertanya kepada guru apakah takjil yang mereka bagikan cukup untuk semua orang. Kepolosan itu menjadi gambaran betapa benih kepedulian mulai tumbuh di hati mereka. tutur Maudara akrab disapa.

Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut kegiatan ini dengan penuh apresiasi. Banyak pengendara yang melambatkan kendaraan, tersenyum, dan mengucapkan terima kasih kepada anak-anak. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental di lokasi kegiatan.ujarnya.
Kegiatan ini, kata Maudara, bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Lanjutnya, Ia jelaskan bahwa, Momentum Ramadhan 1447 H/2026 pun menjadi ajang pembelajaran nyata bagi anak-anak tentang arti berbagi dan menebar kebaikan. Di usia yang masih belia, mereka telah diajak memahami bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan, akan membawa manfaat bagi orang lain.
Melalui kegiatan ini, sambung dia, TK Negeri 1 Sumbawa Besar berharap semangat berbagi tidak hanya tumbuh di bulan suci, tetapi terus melekat dalam kehidupan sehari-hari para peserta didik. Karena dari tangan-tangan kecil inilah, harapan akan lahirnya generasi yang peduli dan berakhlak mulia mulai ditanamkan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan mempererat kebersamaan. Dan di depan gerbang sekolah itu, nilai-nilai tersebut tumbuh indah—dari senyum polos anak-anak yang belajar berbagi sejak dini. pungkasnya. (IA)








