Pajak Kendaraan Ditargetkan 50 Miliar, Daeng Saha Akan Berikan Reward Ke Masyarakat Taat Pajak

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan apresiasi atau reward kepada wajib pajak yang taat. Hal ini disampaikan Kepala UPTD UPPRD Wilayah IV (Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat), Saharuddin, S.Sos., M.Ec.,Dev, yang menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.

Tahun 2026, terang Daeng Saha akrab disapa, pihaknya menargetkan pendapatan pajak kendaraan bermotor yang cukup signifikan di wilayah kerja UPTD UPPRD Wilayah IV. Target tersebut merupakan bagian dari upaya optimalisasi penerimaan daerah yang nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Sumbawa, target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp18,5 miliar, sementara untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) ditargetkan mencapai Rp12,9 miliar. Dengan demikian, total target penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sumbawa diperkirakan mencapai sekitar Rp31 miliar.

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), target pendapatan pajak kendaraan bermotor juga cukup besar. Pemerintah menargetkan penerimaan sebesar sekitar Rp21 miliar, yang terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp10,7 miliar dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar Rp9,9 miliar.

Lanjutnya, Daeng Saha, pencapaian target tersebut tentu membutuhkan dukungan dan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menghadirkan berbagai inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah dan nyaman dalam menunaikan kewajibannya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan program pemberian reward atau penghargaan bagi wajib pajak yang taat dan disiplin membayar pajak kendaraan tepat waktu. Program ini diharapkan mampu menjadi motivasi sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah. bebernya.

“Insya Allah, kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat wajib pajak. Kami juga akan memberikan reward kepada wajib pajak yang aktif dan taat membayar pajak, sebelum kami melakukan langkah penagihan kepada wajib pajak yang masih menunggak,” ujar Daeng Saha

Ia menambahkan bahwa dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah juga mengalokasikan anggaran dari Opsen Pajak sebesar 2 persen. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai program sosialisasi dan peningkatan pelayanan, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor secara tepat waktu.

Menurutnya, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat penting. Dana yang diperoleh dari pajak tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan, pelayanan publik, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia berharap masyarakat dapat melihat pajak bukan sebagai beban, tetapi sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun daerah. Semakin tinggi kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan.

UPTD UPPRD Wilayah IV juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan di kantor Samsat, termasuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pelayanan yang cepat, transparan, dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Dengan berbagai langkah tersebut, Saharuddin optimistis target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 di wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat dapat tercapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Harapan kami tentu kesadaran masyarakat semakin meningkat. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)