Sumbawa, infoaktualnews.com – Para kepala sekolah di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) wilayah IV Sumbawa diminta untuk tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam memajukan dunia pendidikan tanpa perlu merasa risau terhadap isu mutasi jabatan.
Penegasan ini disampaikan terkait rencana penilaian dan seleksi yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB dalam mengisi sejumlah posisi kepala sekolah yang saat ini masih kosong. ungkap Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Cabang (Dikpora) Wilayah IV Sumbawa Junaidi S.Pd.,M.Pd., Rabu (11/3).

Lanjutnya, Jun akrab disapa jelaskan bahwa, kebijakan tersebut menekankan bahwa proses penempatan maupun mutasi kepala sekolah ke depan akan dilakukan secara objektif dan profesional. Penilaian tidak didasarkan pada faktor lain di luar kompetensi, melainkan melalui mekanisme tes dan evaluasi kemampuan yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.
Dengan demikian, seluruh kepala sekolah diharapkan dapat bekerja secara maksimal, menunjukkan kinerja terbaik, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing. Fokus utama yang diharapkan adalah bagaimana sekolah mampu berkembang, memiliki manajemen yang baik, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa. ujarnya.
Selain itu, pengisian posisi kepala sekolah yang masih kosong juga menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam upaya memperkuat manajemen pendidikan di tingkat sekolah. Melalui proses seleksi berbasis kompetensi tersebut, diharapkan akan lahir kepala sekolah yang benar-benar memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta visi yang kuat dalam memajukan pendidikan. harap Jun
Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, kata Jun, juga menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat nilai-nilai karakter dan spiritualitas di lingkungan pendidikan. Berbagai kegiatan positif diharapkan dapat mengisi aktivitas sekolah, seperti program pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, serta aktivitas yang menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian di antara warga sekolah.
Kepala sekolah bersama para guru, akui Jun, didorong untuk aktif membangun hubungan silaturahmi yang baik, tidak hanya di lingkungan internal sekolah, tetapi juga dengan masyarakat sekitar, orang tua siswa, serta berbagai elemen pendidikan lainnya. Hubungan yang harmonis ini diyakini dapat menciptakan suasana pendidikan yang lebih kondusif, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun generasi muda yang berkarakter.
Dengan semangat kerja yang profesional dan penuh tanggung jawab, para kepala sekolah diharapkan mampu menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran yang berkualitas, berprestasi sehingga mampu mencetak generasi yang berdaya saing baik ditingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional sehingga sejalan dengan Visi-Misi Gubernur NTB Iqbal-dinda menjadikan pendidikan Makmur Mendunia. imbuhnya.
Di tengah berbagai dinamika yang ada, pesan utama yang terus digaungkan adalah agar para kepala sekolah tetap tenang, fokus bekerja, serta terus meningkatkan kinerja. Karena pada akhirnya, kemampuan, dedikasi, dan prestasi kerja akan menjadi ukuran utama dalam menentukan siapa yang layak memimpin dan mengembangkan sekolah ke arah yang lebih baik. pungkasnya (IA)












