Banjir Melanda Ropang, Pemda Gercep Lakukan Penanganan

Sumbawa, infoaktualnews.com – Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, meninggalkan dampak cukup besar bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini mengambil sejumlah langkah cepat, baik untuk penanganan darurat maupun pencegahan jangka panjang.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, mengatakan berdasarkan laporan dari pihak kecamatan, intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama banjir. Namun kondisi hutan yang sudah mengalami kerusakan juga dinilai menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak banjir tersebut.

“Seperti yang sudah kita dapatkan laporan dari pihak kecamatan, dampak banjir bandang terakhir ini cukup besar karena intensitas hujan yang tinggi. Selain itu, salah satu penyebabnya adalah kondisi hutan di sana, kayu-kayu besarnya sudah banyak yang hilang atau rusak,” ujarnya.

Menurut Bupati yang disapa Jarot, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih serius menjaga kelestarian hutan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong program penghijauan sekaligus menghentikan berbagai bentuk praktik penebangan liar.

Ia menegaskan, hutan yang masih tersisa harus dijaga agar mampu menahan laju air ketika hujan deras terjadi.

“Kalau kualitas hutan masih seperti dulu, air hujan yang besar bisa tertahan. Tapi sekarang karena banyak hutan rusak, air langsung mengalir ke pemukiman, sawah dan fasilitas lainnya,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Sumbawa kini menggencarkan program penanaman pohon di kawasan hutan yang mulai gundul atau kekurangan vegetasi. Pemerintah juga menyiapkan bibit pohon gratis bagi masyarakat untuk mendukung penghijauan tersebut.

Sementara untuk penanganan pascabanjir di Ropang, Pemkab Sumbawa telah menurunkan tim untuk mengidentifikasi berbagai kerusakan, termasuk fasilitas umum dan infrastruktur yang terdampak.

Untuk jangka pendek, pemerintah fokus menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan air mineral kepada masyarakat terdampak. Selain itu, perbaikan sementara terhadap jalan yang rusak juga segera dilakukan.

“Sekarang kita fokus dulu agar akses jalan tidak sampai putus, apalagi menjelang Lebaran. Jangan sampai masyarakat kesulitan beraktivitas atau merayakan hari raya,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)