Sumbawa, infoaktualnews.com – Setelah diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KMP) di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa kini terus berjalan sesuai rencana. Proyek strategis yang menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan nelayan tersebut saat ini tengah dikerjakan dan berada pada jalur yang tepat (on the track).
Pembangunan kawasan KMP Labuhan Sangoro dimulai sejak Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Juni 2026 mendatang. Proyek ini menggunakan skema tahun jamak (multiyears) dengan total anggaran mencapai Rp11.973.795.000. Adapun pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada PT. Tolping Jaya sebagai pemenang tender.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi, saat dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perikanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Menurut Rahmat Hidayat, yang akrab disapa Dayat, program ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan di daerah, khususnya bagi masyarakat nelayan di wilayah pesisir Sumbawa.
“Pembangunan KMP Labuhan Sangoro ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Kami berharap proyek ini dapat rampung tepat waktu dengan tetap menjaga mutu dan kualitas pekerjaan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur kawasan, kata Dayat, pemerintah juga memberikan berbagai bantuan penunjang bagi para nelayan, di antaranya alat tangkap Kastorid, kapal nelayan, truk pengangkut es, serta sejumlah fasilitas lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil tangkapan nelayan lokal.
Saat ini, berbagai tahapan pekerjaan terus dikebut oleh pihak pelaksana proyek. Beberapa item pekerjaan yang sedang berjalan meliputi pengukuran dan evaluasi tanah urugan, pembesian DPT, pembangunan pondasi gudang beku, serta pondasi pabrik es. Selain itu juga dilakukan pembangunan berbagai fasilitas pendukung yang menjadi bagian penting dari kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Fasilitas yang akan dibangun di kawasan tersebut antara lain area parkir, bangunan shelter cool box, kios perbekalan nelayan, bengkel nelayan, kantor pengelola kawasan, toilet umum, tangki air dan sumur bor, serta penerangan kawasan. Tidak hanya itu, pembangunan juga mencakup TPS, rumah genset, jalan lingkungan dan saluran drainase, gapura kawasan, pos jaga, serta pekerjaan levelling lahan dan pagar kawasan.
Lebih lanjut, dalam kawasan KMP Labuhan Sangoro juga akan dibangun balai pertemuan nelayan, yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat pesisir, mulai dari pertemuan kelompok nelayan hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Tak kalah penting, pemerintah juga menyiapkan bangunan pemasaran ikan yang diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan nelayan sehingga harga jual ikan lebih stabil dan memberikan keuntungan lebih bagi nelayan. Selain itu juga akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Biotech, sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem kawasan pesisir.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Labuhan Sangoro diharapkan dapat berkembang menjadi sentra aktivitas ekonomi perikanan yang modern, tertata, dan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat sekitar, agar bersama-sama mendukung serta menyukseskan pembangunan KMP Labuhan Sangoro ini. Karena ke depan manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat nelayan maupun perkembangan sektor perikanan di Kabupaten Sumbawa,” tambah Dayat.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Sumbawa melalui program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut.
Dengan adanya pembangunan ini, masyarakat pesisir Labuhan Sangoro menaruh harapan besar agar kawasan tersebut mampu menjadi ikon baru pengembangan perikanan tangkap di Sumbawa, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi generasi nelayan di masa depan. (IA)












