APBD 2025 Dinilai Efektif, DPRD Beri Catatan Strategis untuk Pemda

Sumbawa, infoaktualnews.com – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, serta penetapan keputusan DPRD tentang rekomendasi terhadap LKPJ. Rabu (8/4).

Melalui juru bicaranya, H. Zainuddin Sirat, Pansus DPRD menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan tahun 2025 merupakan tahun transisi sekaligus fondasi awal bagi kepemimpinan Jarot–Ansori.

Dari sisi keuangan, realisasi APBD 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pendapatan daerah terealisasi 101,30% atau sebesar Rp2,37 triliun, sementara belanja daerah terserap 92,93% atau Rp2,25 triliun. Penerimaan pembiayaan mencapai Rp93,48 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp8,00 miliar, dengan SiLPA tercatat Rp202,25 miliar.

Pada APBD Perubahan 2025, terjadi penurunan pendapatan sebesar Rp101,58 miliar (4,14%), dari Rp2,456 triliun menjadi Rp2,354 triliun. Namun, belanja daerah justru meningkat sebesar Rp9,40 miliar (4,06%). Sementara itu, penerimaan pembiayaan dan SiLPA mengalami lonjakan signifikan, dari Rp5 miliar menjadi Rp93,48 miliar.

Secara umum, DPRD menilai pengelolaan keuangan daerah berjalan cukup efektif, dengan capaian pendapatan melampaui target dan penyerapan belanja yang optimal, sehingga diharapkan berdampak positif terhadap pembangunan dan pelayanan publik.

Adapun rekomendasi DPRD disampaikan secara ringkas, antara lain mendorong penguatan perencanaan pembangunan berbasis data melalui Bapperida agar seluruh program OPD selaras dengan RPJMD dan berdampak nyata bagi masyarakat. DPRD juga menekankan pentingnya penentuan prioritas pembangunan yang lebih matang, transparan, dan partisipatif.

Di sektor infrastruktur, DPRD meminta peningkatan kualitas jalan melalui rekonstruksi bertahap, percepatan pemeliharaan di awal tahun, serta prioritas penanganan ruas-ruas strategis yang rusak. Selain itu, diperlukan evaluasi sistem swakelola dan peningkatan alokasi anggaran pemeliharaan jalan.

Pada sektor pelayanan publik, DPRD mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, percepatan pembangunan RSUD baru, serta penguatan manajemen tenaga kesehatan. Penguatan sektor ketenagakerjaan melalui pelatihan berbasis industri dan modernisasi BLK juga menjadi perhatian.

Selain itu, DPRD menekankan penguatan program lingkungan, penataan kawasan bantaran sungai, peningkatan kesiapsiagaan bencana, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Rapat paripurna tersebut ditutup dengan penetapan keputusan DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintahan ke depan. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)