Sumbawa, InfoaktualNews.com –
Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa Drs H Baharuddin MM dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya, Senin (4/1), menyatakan dari total anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbawa Tahun 2020 sebesar Rp 1,640 Triliun, telah berhasil terserap anggaran belanjanya sebesar Rp 1,581 Triliun (96,38%) hingga 29 Desember lalu.

Ket. Foto: Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa Drs H Baharuddin, MM (Ist)
Dari hasil evaluasi yang dilakukan hingga akhir Desember 2020 terang Inspektur Bahar akrab pejabat low profil ini disapa, terhadap serapan anggaran daerah sepanjang tahun 2020 dari pendapatan sebesar Rp 1,640 Triliun, telah mampu terserap anggaran belanjanya baik itu menunjang berbagai program pembangunan fisik dan non fisik termasuk gaji pegawai didalamnya hingga akhir tahun mencapai Rp 1,581 Triliun atau mencapai 96,38 persen, itupun belum termasuk perhitungan dana BOS mencapai sekitar Rp 70 Miliar.
Haji Bahar juga menjelaskan, sepanjang tahun 2020 lalu itu diakui memang sempat terjadi refocusing anggaran bagi penanganan Covid-19, sehingga tidaklah mengherankan sempat terjadi perubahan beberapa kali dan dilakukan penyesuaian melalui revisi anggaran yang dilakukan, sehingga berdampak terhadap terlambatnya pelaksanaan sejumlah paket proyek pembangunan dan bahkan ada yang kontraknya hingga akhir tahun anggaran, namun Alhamdulillah program pembangunan daerah yang direncanakan telah terealisasi 100 persen, ujarnya.
Semua ini dicapai, tentu berkat adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak, terutama kerja keras yang ditunjukkan oleh tim asistensi penyerapan anggaran Pemda Sumbawa, sehingga apa yang menjadi program dan harapan dari Pemerintah dan masyarakat itu sendiri dapat direalisasikan sebagaimana yang diharapkan, karena itu kami menyampaikan atensi, apresiasi dan terima kasih yang mendalam, kata Haji Bahar. (IA-aM*)












