Sumbawa, InfoaktualNews.com-
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, STP., dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya Jum’at (5/2), mengungkapkan dalam rangka menunjang pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah khususnya dibidang peningkatan pembangunan peternakan, maka DPKH Sumbawa pada tahun anggaran 2021 ini akan melaksanakan 6 (Enam) Program terdiri dari 24 Kegiatan dan 45 sub kegiatan.
Salah satunya dijadikan skala prioritas bagi pengadaan sejumlah ternak dan pengadaan vaksin ternak, Haji Junaidi akrab pejabat low profil ini disapa, menjelaskan kalau dalam tahun 2021 ini, DPKH Sumbawa diberikan target pendapatan daerah sebesar Rp 1.814.350.000 (sekitar Rp 1,8 Miliar lebih), dengan alokasi belanja Dinas sebesar Rp 25.462.533.880 (sekitar Rp 25,4Miliar lebih), diantaranya untuk gaji dan tunjangan sebesar Rp 10.714.287.531 (sekitar Rp 10,7 Miliar lebih) serta untuk belanja kegiatan sebesar Rp 14.478.246.349 (sekitar Rp 14,4 Miliar lebih).
Lanjutnya, dari alokasi anggaran belanja Dinas sebesar Rp 25.462.533.880 itu terang Haji Junaidi, akan digunakan untuk kegiatan pengadaan semen beku (straw) sapi eksotik sebanyak 4000 dosis, pengadaan vaksin terdiri dari vaksin Anthrax sebanyak 5.000 dosis, vaksin SE sebanyak 25.000 dosis, vaksin Rabies sebanyak 200 vial dan vaksin Felocell (untuk ternak kesayangan) sebanyak 45 vial serta pengadaan obat-obatan hewan senilai Rp. 55.677.096, pengadaan Surat Kepemilikan Ternak (SKT) sebanyak 32.000 lembar, rincinya.

Bahkan, dalam tahun ini juga sambung Haji Junaidi, akan dilakukan kegiatan pengadaan ternak yang tersebar pada 24 Kecamatan yang merupakan pokok pikiran (aspirasi) dari para anggota DPRD Sumbawa, meliputi Sapi Sumbawa bibit betina 107 cm sebanyak 23 ekor, Sapi bibit jantan 104 cm sebanyak 20 ekor, Sapi bali bibit jantan 98 – 102 cm sebanyak 41 ekor, Sapi bali bibit betina 98 – 102 cm sebanya 1.232 ekor, Sapi bali bibit jantan 105 cm sebanyak 8 ekor, Sapi bali bibit betina 105 cm sebanyak 88 ekor, Sapi bali betina 110 cm sebanyak 21 ekor, Sapi bali betina 107 cm sebayak 10 ekor, Kerbau Sumbawa 102 cm sebanyak 14 ekor, Kambing induk sebanyak 26 ekor, Kambing bibit betina 55 cm sebanyak 377 ekor, Bibit ayam kampung sebanyak 430 ekor dan bantuan fasilitas peternakan ayam petelur sebanyak 1 paket, pengadaan chooper sebanyak 2 unit, paparnya.
Begitu pula untuk tingkat Kecamatan seperti di Kecamatan Utan ada kegiatan pengadaan pembangunan sumur bor sebanyak 2 paket, di kecamatan Lunyuk dan Sumbawa bagi pengadaan sumur dangkal sebanyak 5 paket, di kecamatan moyo Hilir dan Sumbawa ada pembangunan jaringan irigasi tersier sebanyak 1 paket, di kecamatan Moyo Hulu pembangunan instalasi air bersih, di UPT Orong Telu dan UPT Prokeswan ada pembangunan Menara air, di RPH Alas kegiatan pengadaan sarana kantor berupa computer dan laptop sebanyak 3 unit, pemeliharaan sarana prasana kantor (kantor dinas, AC, mesin air, dan laptop) sebanyak 12 unit, pengadaan kendaraan dinas operasional roda empat (4) sebanyak 1 unit dan pengadaan kendaraan dinas operasional roda dua sebanyak 1 unit, kata Haji Junaidi. (IA-aM)












