Sumbawa, InfoaktualNews.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan sebanyak 24,7 keluarga akan menerima manfaat Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 2022 karena ada penambahan 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diusulkan daerah.
“Insya Allah sudah sepengetahuan Ibu Menkeu, sudah ditotal bahwa yang BPNT itu bukan hanya 18,8 juta KPM namun ada penambahan 5,9 juta KPM usulan daerah,” kata Mensos Risma dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang dipantau secara virtual di Jakarta, Kamis (26/8).
Mensos dalam rapat dengan Agenda Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Tahun 2022 mengatakan, pagu anggaran tambahan yang diajukan untuk Program Sembako/BPNT untuk 5,9 juta KPM selama 12 bulan dengan indeks bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan dengan total anggaran Rp14,1 triliun.
Sebelumnya pada 2021, jumlah KPM Program Sembako/BPNT sebanyak 18,8 juta keluarga dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui kabid Limjamsos Mirajuddin, ST., menyatakan bahwa Sumbawa mendapatkan kembali mendapatkan jatah bantuan pangan non tunai (BPNT) dari kementrian sosial RI. Dalam hal ini, Sumbawa mendapat tambahan kuota bantuan tersebut (Sembako, red) sebanyak 503 Keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa. ujar Raju sapan akrab pejabat muda ini saat ditemui media infoaktualnews.com diruang kerjanya, Senin (30/8).
Lanjut Raju, kuota tambahan penerima bantuan BPNT (Sembako, red) sebanyak 503 Jiwa dari kemensos RI ini diperuntukan untuk para penyadang disabilitas dan Lasia yang ada di Kabupaten Sumbawa, paparnya.
Kata Raju mengatakan bahwa, penerima BPNT (Sembako, red) tahun 2021 di Kabupaten Sumbawa yang tersebar diseluruh kecamatan sebanyak 29.314 keluarga Penerima manfaat (KPM). Meski demikian, tidak tutup kemungkinan kuota tambahan untuk tahun 2022 bisa bertambah dari Kementrian Sosial RI sesuai dengan usulan data yang kami ajukan.
Harapannya ia, saat ini masih kondisi pandemi agar bantuan sembako ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan bisa meringankan bebannya mereka. Khususnya penerimaan manfaat dari bantuan tersebut yakni disabilitas dan Lansia.
Oleh karena itu, Lanjut Raju sapaan akrab pejabat muda Dinsos sumbawa ini, mengatakan bahwa, pada 2021, jumlah KPM Program Sembako/BPNT sebanyak 29.314 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan agar bisa dimanfaatkan dengan baik.
Pasalnya, ditengah pandemi ini, masyarakat (KPM, red) merasakan dampak secara ekonomi dan adanya bantuan sembako ini bisa membantu mereka serta meringkan beban kehidupan masyarakat. tungkas raju.
“Semoga Bantuan Sosial Pangan Non Tunai (Sembako, red) bisa tersalurkan dengan baik dan digunakan untuk kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari,” harap raju. (IA-Dy*)












