Sumbawa, infoaktualnews.com – Dalam tahun anggaran 2022 ini, puluhan anggota DPRD Sumbawa mengalokasikan anggaran aspirasi pokok pikiran (Pokir) Dewan mencapai sekitar Rp 2 Miliar melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Sumbawa yang diperuntukkan bagi menunjang program pembangunan didaerah ini sesuai dengan yang direncanakan, ungkap Kepala Dinas PRKP Sumbawa, H. Rosihan, ST., MM, kepada awak media diruang kerjanya Senin siang (21/03).
Anggaran Pokir Dewan hampir Rp 2 Miliar tersebut terang Haji Han akrab pejabat muda ini disapa, sesuai dengan program dihajatkan untuk mendukung program pembangunan dan pembenahan jalan lingkungan maupun untuk program penerangan jalan umum (PJU). Dimana puluhan anggota DPRD Sumbawa mengalokasikan anggaran Pokirnya masing-masing progam prioritas di wilayah Dapil masing-masing yang tersebar di daerah ini.
Haji Han menjelaskan, ada sekitar 20 paket proyek Pokir Dewan untuk pembangunan dan pembenahan jalan lingkungan maupun program PJU yang dilaksanakan lewat PRKP tahun 2022 ini, dimana saat ini tim teknis PRKP tengah bekerja untuk dapat menuntaskan perencanaan dari program tersebut yang disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia, untuk selanjutnya jika dokumen perencanaannya tuntas. Maka sebelum dilakukan pelaksanaannya maka terlebih dahulu akan dilakukan peninjauan lokasinya, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan.
“Seluruh paket proyek Pokir Dewan tersebut nantinya akan menggunakan sistem penunjukan langsung (PL) dengan mempercayakan penanganannya kepada rekanan kontraktor pelaksana, dalam hal ini tentu nanti akan dikomunikasikan kepada anggota Dewan selaku pemilik Pokir (User), dengan rencana kegiatan action pekerjaan fisiknya paling lambat sudah bisa dilaksanakan sehabis lebaran sekitar Mei 2022 mendatang, dengan masa waktu pelaksanaan pekerjaan sekitar satu bulan sudah harus dituntaskan dengan baik sesuai program perencanaan,” kata Haji Han.
Dengan alokasi anggaran daerah yang terbatas sambung Haji Han, diakui memang tidak sedikit usulan proposal yang telah disampaikan oleh sejumlah Desa/Kecamatan, mohon maaf kalau tidak dapat diakomodir oleh PRKP Sumbawa, karena itu kami menyarankan kepada pengusul agar dapat melakukan koordinasi dengan dinas terkait (DPMPD) Sumbawa dan leading sektor terkait lainnya, tukasnya.(IA-**)












