Dukung Irigasi Pertanian, Adi: 9 Milyar Untuk Pembangunan JI BBS

Sumbawa, infoaktualnews.com – Proyek pembangunan Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa NTB yang merupakan salah satui proyek strategis nasional dan merupakan salah satu bendungan terbesar di NTB dengan menyerap anggaran pembangunan sekitar Rp 1,5 Triliun itu yang dilaksanakan pembangunannya menggunakan tahun jamak (Multi Years) saat ini terus dikebut pekerjaan fisik pembangunannya oleh rekanan kontraktor pelaksana dengan target harus dapat dituntaskan pada tahun 2023 mendatang.

Dan seiring dengan itu pula pengembangan jaringan irigasi dari Beringin Sila itupun dilakukan, dimana saat ini tim Satgas dari BPN Sumbawa bersama Pemda Sumbawa tengah melakukan kegiatan pengukuran atas 143 bidang lahan tanah milik masyarakat yang terkena dampak dari pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila tersebut.

Jika proses tahapan pelaksanaan atas pengadaan tanah bagi kepentingan pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila tersebut tuntas dilakukan dalam bulan April, maka pihak Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS-NT1) tentu akan melanjutkan pembangunan atas jaringan irigasi Beringin Sila tersebut dalam tahun 2022 ini, sebagaimana diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II SNVT-PJA NT1 Sumbawa, Adi Susianto, ST.,M.Eng, kepada awak media melalui jaringan telepon dari Mataram, Kamis (24/3), bahwa sesuai dengan hasil rapat koordinasi dan informasi yang diperoleh dari BWS-NT1, terkait dengan proyek pembangunan pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila tersebut direncanakan dalam tahun 2022 ini akan mulai dibangun oleh Pemerintah.

Menurutnya, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan (Slot) anggaran sekitar Rp 9 Miliar dalam tahun anggaran 2022 ini melalui BWS-NT1 bagi menunjang kegiatan pembangunan dan pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila, dan saat ini tengah dipersiapkan seluruh kelengkapan dokumen lelang tendernya, dengan sistem pelaksanaan pembangunannya nanti akan menggunakan sistem Multi Years selama 15 bulan tahun 2022 – 2023 mendatang, ujarnya.

“Sejauh ini pihak BWS-NT1 masih menunggu surat persetujuan tentang Multi Years tersebut dari Kementerian PUPR maupun menunggu tuntasnya kegiatan pengukuran atas lahan tanah yang terkena dampak bagi pengembangan jaringan irigasi Beringin Sila tersebut, sehingga jika nanti semuanya tuntas termasuk pembayaran ganti kerugian atas tanah milik masyarakat itu pada bulan April mendatang, maka sudah bisa dilakukan kegiatan proses tender atas paket proyek pembangunan jaringan irigasi Beringin Sila dimaksud, sehingga kegiatan action fisik pembangunannya paling tidak Mei – Juni mendatang bisa dilaksanakan,” papar Adi Susianto. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)