News  

56 Milyar Untuk Pembangunan Jalan di Sumbawa

Sumbawa, infoaktualnews.com –  Tahun anggaran 2022, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR telah menggelontorkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total pagu anggaran mencapai Rp 56 Miliar yang diperuntukan bagi menunjang proyek pembangunan dan pembenahan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sumbawa saat ini dinilai berjalan lancar sesuai dengan schedule program yang ditetapkan dengan realisasi progres fisiknya bervariasi.

Namun optimis dapat dituntaskan hingga Desember mendatang, ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Bina Marga yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Iyang Sahruddin, ST., kepada awak media, Kamis (6/10).

Dikatakan Iyang akrab disapa pejabat muda ini, bantuan DAK ini diperuntukan untuk menunjang fisik pemeliharaan berkala dan peningkatan sembilan ruas jalan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Adapun paket proyek tersebut yakni pemeliharaan berkala jalan terminal Empang dengan nilai kontrak Rp 925.990.000 telah dinyatakan tuntas fisiknya 100 persen pada Agustus lalu, sedangkan 8 paket lainnya yakni peningkatan jalan Jotang – Tero Rp 9.666.834.000 dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hingga awal Oktober ini realisasi fisiknya baru mencapai sekitar 10 persen karena sempat terjadi kendala dalam hal menunggu rekomendasi dari Dinas Kehutanan Provinsi NTB maupun persetujuan izin  pemanfaatan kawasan hutan (PPKH) dari Dinas Lingkungan Hidup dan PMD NTB, mengingat 90 persen ruas jalan tersebut masuk dalam kawasan hutan, sehingga harus menunggu proses persetujuannya saja hingga memakan waktu satu bulan lamanya yang berdampak pada tertundanya pelaksanaan sejumlah item pekerjaan. paparnya.

Khususnya, untuk ruas jalan Jotang tengah dalam proses menggenjot pekerjaannya menuju kearah item pekerjaan penanganan lapisan pondasi atas (LPA) dengan target harus dapat dituntaskan dan diselesaikan dalam bulan Oktober ini, sehingga pada Nopember mendatang optimis akan dapat ditingkatkan ke proses pengaspalan, beber Iyang.

Dan untuk peningkatan jalan Desa strategis ruas jalan dalam kota Labangka Rp 1.444.404.000 realisasi progres fisiknya telah mencapai 81,68 persen dengan pengaspalan tuntas dan dilanjutkan dengan pembuatan marka jalan dan rabat.

Begitu pula peningkatan jalan Desa strategis ruas jalan Tolo’i – Maci Rp 1.169.969.000 progres fisiknya mencapai 55 persen, ruas jalan Tolo,i – Panubu Rp 7.206.645.000 dengan realisasi 40 persen, peningkatan jalan Labuan Kuris – Tanjung Bila nilai kontrak Rp 4.428.431.000 fisiknya telah mencapai 31%, peningkatan jalan Olat Rawa – Tanjung Bele Rp 15.536.866.000 progres fisiknya baru mencapai 36,62 persen dan peningkatan jalan SJN Wonogiri dengan nilai kontrak Rp 7.687.447.000 realisasi fisiknya mencapai 50 persen telah tuntas dilakukan pekerjaan pengaspalan dan kini tengah dilaksanakan pekerjaan rabat dan pembuatan marka jalan, dan semua hasil progres fisiknya telah dilaporkan secara periodik ke Pusat, paparnya.

“Seluruh paket proyek DAK tersebut kontrak pekerjaannya dimulai sejak akhir Juli hingga Desember mendatang, dimana dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan atas pekerjaan paket proyek tersebut kendati progres fisiknya bervariasi, akibat pelaksanaan pekerjaannya tidak bersamaan dan adanya kendala menyangkut soal izin pemanfaatan kawasan hutan, namun optimis akan dapat dituntaskan sesuai dengan kontrak, mengingat rekanan kontraktor pelaksana telah menambah droping sejumlah alat berat, tenaga teknis, pasokan stock material dalam keadaan ready di lapangan serta penambahan tenaga kerja lapangan, karena itu atas dukungan semua pihak disampaikan terima kasih,” pungkasnya (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)