Sumbawa, infoaktualnews.com – Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Sumbawa Lalu Suharmadji Kertawijaya ST MT ketika ditemui awak media diruang kerjanya Selasa (1/11) mengungkapkan bahwa, proses pengadaan tanah untuk pembangunan prasarana dan sarana olahraga (Sport Centre) Pemerintah Daerah Sumbawa di kawasan Samota Kabupaten Sumbawa kini memasuki tahapan proses pelaksanaan.
Dikatakan Lalu Suharmadji akrab disapa pejabat low profile ini, sebelumnya Panitia Persiapan Pengadaan Tanah melaksanakan tahapan proses perencanaan dan persiapan dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik dengan sejumlah leading sektor terkait, tim Supervisi, Camat dan Lurah setempat termasuk para pemilik lahan tanah Samota (yang berhak).
“Alhamdulillah, melalui proses tahapan perencanaan dan pengadaan tanah Samota yang telah dilakukan sebelumnya itu, maka tugas Pemda Sumbawa sudah tuntas dengan diterbitkannya peta lokasi dari lahan tanah Samota dimaksud,” ujarnya.
Dimana sebelumnya pada kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik terang Lalu Suharmadji, telah dijelaskan tentang maksud dan tujuan rencana pembangunan prasarana dan sarana olahraga Pemda Sumbawa di kawasan Samota, tahapan dan waktu proses penyelenggaraan pengadaan tanah, peran penilai dalam menentukan nilai ganti kerugian, intensif yang akan diberikan kepada pemegang hak, obyek yang dinilai ganti kerugian, hak dan kewajiban pihak yang berhak.
Tentunya, maksud dan tujuan pengadaan tanah tersebut adalah tersedianya pembangunan prasarana dan sarana olahraga Pemerintah Daerah di kawasan Samota Kabupaten Sumbawa sebagai upaya untuk menyediakan kawasan Sport Centre, terpenuhinya kebutuhan prasarana dan sarana olahraga bagi masyarakat dan mampu menggelar pertandingan berskala nasional maupun internasional, meningkatkan prestasi olahraga dan daya tarik wisata di Kabupaten Sumbawa, dan tersedianya tanah untuk pembangunan prasarana dan sarana olahraga Pemerintah Daerah di kawasan Samota, apalagi tahun depan dikawasan Samota akan kembali melaksanakan event Internasional MXGP tahun 2023 mendatang dengan kalender kegiatan telah ditetapkan oleh Infront.
“Tahapan rencana pengadaan tanah tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 2021 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang diselenggarakan melalui 4 (Empat) tahapan yaitu tahapan perencanaan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan penyerahan hasil, pemberitahuan, sosialisasi, pendataan awal lokasi rencana pembangunannya, konsultasi publik rencana pembangunan, penetapan lokasi pembangunan dan pengumuman penetapan lokasi pembangunan dan ini merupakan bagian dari tahapan persiapan, untuk selanjutnya dilakukan tahapan pelaksanaan yang melibatkan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB, dengan seluruh dokumen terkait dengan pengadaan tanah Samota tersebut telah diserahkan beberapa hari lalu oleh tim panitia persiapan kepada Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB di Mataram, guna dapat melaksanakan proses tahapan bagi pelaksanaan pengadaan tanahnya, sekaligus menghitung besarnya nilai ganti kerugian kepada pihak yang berhak oleh Penilai Publik/Penilai Independen (Appraisal),” paparnya.
Oleh karena itu, terkait dengan pemilik tanah yang terkena dampak secara langsung bagi pengadaan tanah untuk pembangunan prasarana dan sarana olahraga Pemerintah Daerah di kawasan Samota tersebut dinilai tak ada masalah, sebab seluruh pemilik tanah telah menyatakan sangat mendukung rencana pemda Sumbawa tersebut, dengan menyetujui dan membubuhkan tandatangan pada berita acara persetujuan. ujarnya
Dimana dengan alokasi anggaran daerah yang tersedia dan terbatas, maka rencananya luas lahan tanah yang diperlukan sekitar 70 hektar untuk mendukung pembangunan prasarana dan sarana olahraga Pemerintah Daerah di kawasan Samota tersebut, dengan rencana kedepan lokasi lahan tanah yang nanti dibebaskan itu tentu akan ditata dengan pagar keliling, pembuatan dan pengaspalan jalan, pembangunan dan pembenahan prasarana dan sarana serta fasilitas penunjang olahraga, bahkan rencananya akan dibangun hotel berbintang dan Covention Hall Indoor maupun Outdoor, dan berapa alokasi anggaran yang terserap tentu nanti akan dihitung secara matang dan kongkret oleh tim teknis, pungkasnya (IA)












