Kunjungi Mendikdasmen RI, Pemda Sumbawa Sodorkan Data Sejumlah Sekolah Rusak Parah

JAKARTA, infoaktualnews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan audiensi dengan Staf Khusus Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendikdasmen) RI, di Lantai 2 Ruang Kesekretariatan Kemendikdasmen RI, Jakarta, Rabu (14/1).

Pertemuan ini bertujuan menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Revitalisasi Satuan Pendidikan, yang fokus pada peningkatan sarana dan prasarana sekolah agar mendukung proses pembelajaran yang optimal.

Rombongan Pemkab Sumbawa dipimpin Wakil Bupati Sumbawa dan didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan BAPPEDA serta Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Sementara dari pihak pusat hadir Staf Khusus Wamendikdasmen RI.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori menyampaikan daftar sekolah di Kabupaten Sumbawa yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk yang kondisinya rusak parah. Dari usulan tersebut, saat ini baru 10 sekolah yang telah disetujui untuk mendapatkan revitalisasi.

“Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kami berharap aspirasi Kabupaten Sumbawa untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dapat segera terealisasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendorong pembangunan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak-anak di daerah,” ujar Wakil Bupati.

Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa, sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa semakin meningkat. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)