Sumbawa, infoaktualnews.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov., mendesak agar pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa di Sering, Kecamatan Unter Iwes, segera diselesaikan.
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kami berharap pembangunan RSUD Sumbawa di Sering segera tuntas. Memang saat ini masih terkendala anggaran sehingga belum bisa terselesaikan seluruhnya,” ujar Takdir, Rabu (21/1/2026). “Beberapa waktu lalu kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan RI terkait tambahan dana agar pembangunan dapat diselesaikan sampai tuntas.”
Takdir menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Kementerian Kesehatan mengenai realisasi dukungan anggaran tersebut. Ia menambahkan, setelah pembangunan rampung, seluruh layanan di RSUD lama yang berada di samping SMA Negeri 1 Sumbawa diharapkan segera dipindahkan ke rumah sakit baru di Sering.
“Kami ingin pelayanan kesehatan di Sumbawa meningkat, dan pemindahan operasional RSUD ke Sering menjadi langkah penting untuk itu,” jelasnya.
Selain menyoroti infrastruktur kesehatan, Takdir juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan medis di Kabupaten Sumbawa, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa DPRD menerima banyak keluhan masyarakat terkait layanan yang lambat dan prosedur administrasi yang rumit.
“Kami mendapat cukup banyak laporan dari masyarakat, terutama pengguna BPJS. Ada yang mengeluhkan kartunya tidak bisa digunakan, dan ada juga yang menilai prosedurnya terlalu berbelit-belit,” ungkapnya. “Hal ini akan kami telusuri lebih dalam agar pelayanan benar-benar maksimal.”
Takdir menambahkan, perhatian DPRD tidak hanya tertuju pada rumah sakit, tetapi juga pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas. Menurutnya, puskesmas harus memperkuat pelayanan dasar karena menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik bidang kesehatan.
“Kami berharap pelayanan di puskesmas lebih diintensifkan dan dimaksimalkan, karena ini menyangkut pelayanan prioritas di tingkat pertama masyarakat,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama instansi dan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan, untuk menelusuri akar persoalan yang menyebabkan masih adanya keluhan pelayanan kesehatan di lapangan.
“Ke depan, kami akan melaksanakan RDP dengan OPD dan BPJS agar bisa diketahui akar masalah yang sebenarnya terkait pelayanan kesehatan yang sering dikeluhkan masyarakat,” pungkasnya. (*)












