SUMBAWA, infoaktualnews.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP., atau akrab disapa Rosy, menegaskan bahwa satuan tugas (Satgas) LPG tabung 3 kilogram bersubsidi harus bekerja serius dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Ia menilai, keberadaan Satgas menjadi kunci utama dalam memastikan distribusi LPG bersubsidi tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan di lapangan.
“Satgas yang sudah dibentuk sejak tahun 2025 itu jangan hanya sebatas formalitas. Mereka harus benar-benar bekerja memantau sejauh mana pendistribusian LPG 3 kilogram bersubsidi ini sampai ke masyarakat yang berhak,” tegas Rosy akrab disapa politisi Golkar, Rabu (21/1).
“Kalau fungsi pengawasan dijalankan dengan baik, saya yakin persoalan kelangkaan tidak akan terus muncul,” cetusnya.
Lanjutnya, DPRD Kabupaten Sumbawa telah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas dan instansi terkait, termasuk bagian ekonomi pemerintah daerah. Dalam setiap rapat tersebut, DPRD menekankan dua hal penting: perlunya pengawasan yang ketat serta penambahan kuota LPG 3 kilogram bersubsidi untuk mengimbangi meningkatnya kebutuhan masyarakat. beber politisi Golkar.
“Kami sudah berulang kali menyampaikan agar ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Selain pengawasan, kami juga mendorong adanya penambahan kuota karena kebutuhan masyarakat terus meningkat, baik dari kalangan pelaku UMKM, petani, maupun nelayan,” ujarnya.
Meskipun DPRD memiliki fungsi pengawasan, penindakan langsung terhadap pelanggaran pendistribusian berada di ranah eksekutif. Namun, DPRD akan terus menekan pemerintah daerah untuk menindak tegas setiap dugaan penyimpangan yang terjadi di lapangan. sambungnya.
“Kami tidak bisa menindak langsung karena itu kewenangan eksekutif, tapi kami tikeh akan tinggal diam,” ungkapnya.
Menurutnya, ada informasi terbaru terkait dugaan penyelewengan oleh salah satu mobil pengangkut gas milik pangkalan di Sumbawa, maka pihaknya di DPRD akan teruskan dan dorong agar segera disikapi pemerintah daerah bersama Satgas. tegas Rosy.
Oleh karena itu, pentingnya sinergi seluruh pihak dan Satgas LPG 3 kilogram bersubsidi hingga tingkat kecamatan. Sebab sebut dia, bilamana semua pihak menjalankan fungsi dan tanggung jawab secara optimal, maka persoalan kelangkaan gas tidak akan terus berulang setiap tahun.
“Satgas di semua tingkatan harus benar-benar aktif melakukan pemantauan. Kalau pengawasan berjalan dan kuota ditambah sesuai kebutuhan, saya yakin masalah kelangkaan gas di Kabupaten Sumbawa bisa diselesaikan,” pungkasnya. (*)












