SUMBAWA, Infoaktualnews.com – Sinergi dalam penanganan bencana banjir bandang di Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang, terus mengalir. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi tinggi kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang merespons cepat kondisi darurat warga dengan menyalurkan bantuan logistik, Jumat (30/01).
Perwakilan PT Amman M.Z. Ervan mengatakan kepada awak media adapun barang yang didonasikan PT Amman diantaranya adalah beras kemasan 5 kg sebanyak 200 sak, Minyak goreng 200 liter, Mie instan kuah 100 duz, Mie instan goreng 100 duz, Air mineral gelas 100 duz dan Telur 100 tray
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh dua legislator Kabupaten Sumbawa, Juliansyah, S.E. dan Muhammad Zain, S.I.P., bersama tim Basarnas Kabupaten Sumbawa, BPBD, serta Camat Ropang, Andi Dewanta. Kehadiran para tokoh ini memastikan bantuan sampai tepat sasaran kepada ratusan jiwa yang terdampak luapan anak sungai kemarin sore.
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Juliansyah, S.E., menyatakan bahwa aksi nyata PT Amman Mineral sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pasca-banjir yang merendam pemukiman setinggi satu meter.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT Amman Mineral. Respons cepat ini menunjukkan rasa kemanusiaan dan tanggung jawab sosial yang luar biasa terhadap warga kami di Lebangkar yang tengah mengalami kesulitan,” ungkap Jul akrab disapa politisi Partai Demokrat.
Lanjut, politisi Demokrat tersebut, mengapreasiasi dukungan dari sektor swasta sangat krusial dalam situasi darurat seperti ini, terutama untuk menutupi kebutuhan mendesak yang belum terjangkau oleh anggaran daerah secara instan.
Hal senada juga diungkapkan Muhammad Zain, S.I.P., juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Rosy akrab disapa politisi Golkar menegaskan bahwa, kehadiran Basarnas dan BPBD di lokasi bersama pihak kecamatan menunjukkan kerja sama yang solid dalam penanggulangan bencana di wilayah Ropang.
Camat Ropang, Andi Dewanta, melaporkan bahwa bantuan yang masuk akan segera didistribusikan ke tiga dusun terdampak guna memastikan tidak ada warga yang kekurangan bahan pangan maupun kebutuhan dasar lainnya.
Selain penyaluran logistik, para anggota dewan yang hadir juga memantau kerusakan infrastruktur, terutama jaringan air bersih dan sektor pertanian yang terdampak seluas 6 hektare. Diharapkan dengan dukungan berbagai pihak, kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta ini dapat segera tertangani, dan aktivitas ekonomi warga kembali normal.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung lancar dengan pengawalan ketat dari tim BPBD dan Basarnas untuk memastikan keamanan di lokasi terdampak. (*)











