Sumbawa, infoaktualnews.com —Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Nasdem, Haji Zohran S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2026 di Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Selasa (11/2) malam.
Kehadiran tokoh kharismatik ini disambut hangat oleh warga yang antusias menyampaikan berbagai keluhan dan harapan terkait pembangunan wilayah.
Lanjutnya, Orek akrab disapa Politisi Nasdem, mengungkapkan, reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk kembali ke konstituen.
“Tugas saya adalah menjemput aspirasi. Ruang ini kita gunakan untuk edukasi dan diskusi dua arah agar program pembangunan yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ucap Orek.
Lebih jauh, Orek sampaikan kabar gembira terkait keberhasilan lobi anggaran pusat (Inpres Jalan Daerah) senilai Rp83 miliar untuk pembangunan jalan strategis dari Desa Batu Dulang ke Tepal. Ia juga memaparkan potensi besar program Poultry Industry (industri unggas terintegrasi) senilai Rp1,3 triliun yang diharapkan berdampak pada ekonomi lokal.
“Kita harus bersyukur, melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Sumbawa mendapatkan perhatian besar dari pusat. Tugas kami di DPRD adalah memastikan dampak pembangunan ini dirasakan langsung hingga ke tingkat dusun,” sambung Orek.
Dalam sesi dialog yang dipandu moderator, Bohari Boya sejumlah tokoh masyarakat Dusun Pamulung menyampaikan poin-poin krusial diantaranya Masalah Kebersihan Sungai. Warga mengeluhkan ketiadaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang memicu masyarakat membuang sampah ke sungai. Warga mengusulkan pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah desa, ujarnya.
Ia juga mengharapkan stabilitas Listrik menjelang dan selama bulan Ramadan, warga meminta kepastian layanan PLN agar tidak terjadi pemadaman, terutama pada waktu sahur dan berbuka.
Sementara itu, masalah Infrastruktur Pertanian Petani dari kelompok “Suka Maju” mengusulkan normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi di wilayah poktan yang sudah banyak mengalami kerusakan/pendangkalan.
Demikian juga perbaikan Jalan Lingkungan ada Usulan perbaikan jalan lingkungan sekitar 100 meter di RW 09 yang kondisinya rusak dan berlubang dan Penanganan Banjir Warga mengusulkan peninggian talud saluran irigasi di sebelah timur desa untuk mencegah air gunung meluap ke pemukiman saat curah hujan tinggi.
Menanggapi sejumlah usulan warga, Haji Orek berkomitmen untuk mengawal usulan warga dalam rapat-rapat komisi dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
“Terkait sampah, saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk pengadaan kontainer atau TPS3R. Untuk irigasi, ini memang prioritas kami di Komisi II yang membidangi ekonomi dan pertanian. Kita akan dorong normalisasi agar distribusi air ke sawah warga kembali lancar,” bebernya.
Ia juga menutup acara dengan mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendoakan agar kemampuan keuangan daerah cukup untuk mengakomodasi seluruh usulan prioritas di tahun 2027. (IA)












