SUMBAWA, infoaktualnews.com – Serap aspirasi di dua titik Desa Lito dan Semamung kecamatan Moyo Hulu, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin SAP., melaksanakan reses masa sidang I tahun 2026.
Kali ini, Nanang akrab disapa Ketua DPD PKS Sumbawa melaksanakan reses di desa Lito di laksanakan usai sholat zuhur setelah memimpin hearing bersama forum P3A dan OPD terkait.

Nanang juga wakil rakyat 2 periode ini, disambut antusias warga, Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadirannya warga meskipun dilanda hujan besar ditengah kesibukan juga menghadiri reses DPRD Sumbawa.
Diungkapkan Nanang, memaparkan sejumlah program prioritas baik pemerintah pusat, maupun daerah yang sejatinya mengarah kepada kemakmuran masyarakat dan negara. Masih kata dia, sejumlah program yang sudah terealisasi melalui bantuan pokirnya dari program yang pernah diusulkan masyarakat pada reses sebelumnya.

Adapun sejumlah program itu, terang Nanang, infrastruktur pertanian, infrastruktur pendidikan, bantuan peternakan, bantuan sosial kemasyarakatan termasuk bantuan UMKM dan lain sebagainya.
Reses di dua titik ini bukan saja dari Desa Lito saja namun Desa-Desa sekitar juga menyampaikan usulan yang bersifat dibutuhkan masyarakat seperti lanjut pembangunan gedung Paud/TK di Desa Lito, Jaringan irigasi pertanian, pembangunan sarana peribadatan, majelis taklim, beasiswa pendidikan bagi anak-anak petani.
“Semua usulan masyarakat, Insha’Allah akan ditampung dan diperjuangkan nantinya. Suatu hal yang kita perjuangkan harus dimenangkan,” pungkasnya.

Hal demikian juga ditegaskan Ketua DPRD Sumbawa Nanang saat melakukan reses di Desa Semamung memaparkan sejumlah program-program yang telah direalisasikan
Pertemuan ini, kata Nanang sebagai wadah masyarakat tempat menyampaikan aspirasinya. Ia juga memastikan program usulan telah dan akan direalisasikan tahun 2026 di Desa Semamung merupakan usulan masyarakat pada reses tahun sebelumnya.
Adapun sejumlah usulan masyarakat disampaikan seperti hal Jaringan irigasi, Jalan ushaa tani, pembangunan cek DAM, Normalisasi, bantuan kelompok UMKM, bantuan ternak, bantuan modal usaha masyarakat kurang mampu dan sarana bantuan ternak kerbau dalam upaya pelestarian budaya. bebernya.
“Kami berharap agar senantiasa program yang sudah terealisasi bisa dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya, lalu kemudian untuk aspirasi warga masyarakat yang di sampaikan merupakan titah yang wajib diperjuangkan sepenuh jiwa dan raga saya hingga dapat direalisasikan,” ujar Nanang. (IA)











