Sumbawa, infoaktualnews.com – Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menggelar yudisium bagi 23 mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum yang resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H), Kamis (12/2), bertempat di Aula La Grande Sumbawa.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh Wakil Rektor I UTS Dr. (Cand) Rusmin Nurjadin, M.Pd yang mewakili Rektor, Dekan Fakultas Hukum Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., serta jajaran pimpinan fakultas dan para dosen.
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan tentang penetapan kelulusan mahasiswa oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum Muhammad Jarnawansyah, SH.,MH yang menandai secara resmi berakhirnya proses akademik para mahasiswa di bangku perkuliahan. Satu per satu nama lulusan disebutkan, disambut tepuk tangan bangga dari para hadirin dan keluarga yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para lulusan. Ia menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting yang menandai lahirnya tanggung jawab baru sebagai insan hukum.
“Hari ini saudara resmi menyandang gelar Sarjana Hukum. Gelar ini bukan hanya simbol akademik, tetapi amanah moral dan sosial. Saudara dituntut untuk menjunjung tinggi nilai keadilan, kebenaran, dan integritas dalam setiap langkah pengabdian di tengah masyarakat,” ujar Dr. Supriyadi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta terus mengembangkan kompetensi diri di tengah dinamika hukum yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan dunia hukum ke depan membutuhkan lulusan yang tidak hanya cakap secara teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian moral.
“Kami berharap lulusan Fakultas Hukum UTS mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan, baik di ruang sidang, lembaga pemerintahan, dunia advokasi, maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Jadilah sarjana hukum yang solutif dan berintegritas,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UTS, Dr. (Cand) Rusmin Nurjadin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh yudisiawan dan keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pendidikan berlangsung. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan keluarga.
“Perjalanan akademik yang saudara tempuh tentu tidak mudah. Ada proses panjang, ada pengorbanan, dan ada doa yang terus mengiringi. Hari ini adalah bukti bahwa kerja keras dan ketekunan akan selalu menemukan hasilnya,” ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas. Dunia kerja dan masyarakat, menurutnya, menuntut lulusan perguruan tinggi untuk adaptif, kritis, dan mampu menjawab persoalan nyata dengan pendekatan ilmiah.
“Sebagai lulusan UTS, saudara membawa nama institusi. Tunjukkan bahwa lulusan Fakultas Hukum UTS memiliki kualitas, etika, dan daya saing. Teruslah belajar, lanjutkan pendidikan jika memungkinkan, dan jangan pernah berhenti mengasah kapasitas diri,” tegasnya.
Dari 23 lulusan yang dikukuhkan, Maulidia Apriani mencatatkan prestasi sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,95 dengan predikat cumlaude. Maulidia berasal dari Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Hukum UTS.
Dalam kesempatan menyampaikan pesan dan kesan mewakili para lulusan, Maulidia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah dilalui. Ia menyadari bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan orang tua, bimbingan dosen, serta kebersamaan dengan rekan-rekan seperjuangan.
“Perjalanan ini penuh dinamika. Ada rasa lelah, ada tantangan, bahkan ada keraguan. Namun kami belajar bahwa ketekunan dan doa orang tua adalah kekuatan terbesar. Lingkungan akademik yang mendukung di Fakultas Hukum UTS juga menjadi tempat kami bertumbuh, bukan hanya secara intelektual, tetapi juga secara karakter,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing dengan sabar dan memberikan ruang diskusi yang membangun selama proses perkuliahan. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan selama studi akan menjadi fondasi dalam menjalani profesi di masa depan.
“Kami menyadari bahwa gelar ini membawa tanggung jawab besar. Kami berharap dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk membantu masyarakat dan menegakkan keadilan. Semoga kami dapat menjadi lulusan yang membanggakan orang tua, almamater, dan daerah,” ucap Maulidia penuh haru.
Prosesi yudisium berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan hingga akhir acara. Suasana haru dan bahagia menyatu ketika para lulusan berfoto bersama dosen dan keluarga, mengabadikan momen penting dalam perjalanan hidup mereka.
Dengan dikukuhkannya 23 Sarjana Hukum tahun ini, Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berintegritas, profesional, dan siap berkontribusi bagi pembangunan hukum di daerah maupun tingkat nasional. Yudisium ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian generasi muda hukum yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa. (IA)












