Sumbawa, infoaktualnews.com – Atmosfer kreativitas dan semangat kompetisi mulai terasa kental di Kabupaten Sumbawa. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Wilayah IV Sumbawa resmi menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026 tingkat kabupaten, sebuah ajang bergengsi yang menjadi panggung bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat dan potensi terbaik mereka di bidang seni dan sastra.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 April 2026, dengan melibatkan sekitar 264 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Sumbawa. Dan 246 peserta akan berkompetisi secara ketat demi meraih prestasi terbaik sekaligus memperebutkan tiket untuk mewakili daerah ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Beragam cabang lomba dipertandingkan dalam FLS3N tahun ini, mulai dari Cipta Puisi, Desain Poster, Film Pendek, Fotografi, Instrumen Solo Gitar, Jurnalistik, Komik Digital, Kriya, Menulis Cerita Pendek, Monolog, hingga Tari Kreasi. Setiap cabang menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan artistik yang dimiliki.
Salah satu sekolah yang turut ambil bagian adalah SMAN 3 Sumbawa Besar. Sekolah ini mengirimkan 12 siswa-siswi terbaiknya untuk bertarung di berbagai kategori lomba. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang tinggi, para peserta diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama sekolah serta daerah.
Kepala SMAN 3 Sumbawa Besar, Agus Surya Pratama, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolahnya, SMANIGA.
“Sebagai tuan rumah, kami siap menyambut seluruh peserta dari berbagai sekolah dengan pelayanan terbaik, suasana yang ramah, dan lingkungan yang nyaman. Kami ingin FLS3N ini menjadi pengalaman berkesan bagi seluruh peserta,” ujar Agus, kepada media ini, Sabtu (25/4).
Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan 12 siswa-siswi unggulan yang siap berkompetisi dan memberikan performa maksimal di setiap cabang lomba yang diikuti.
“Kami optimistis, dengan persiapan yang telah dilakukan, para siswa mampu bersaing dan membawa nama baik Kabupaten Sumbawa ke tingkat provinsi,” tambahnya.
FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan kreativitas, serta ajang silaturahmi antar pelajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, daya imajinasi tinggi, serta kemampuan berekspresi yang kuat.
Antusiasme para peserta dan dukungan dari berbagai pihak menjadi bukti bahwa seni dan sastra tetap memiliki tempat istimewa di dunia pendidikan. FLS3N 2026 diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam menggali dan mengembangkan potensi pelajar Sumbawa menuju panggung yang lebih luas.
Dengan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas, FLS3N tahun ini diyakini akan melahirkan talenta-talenta terbaik yang siap bersinar di tingkat provinsi, bahkan nasional. (IA)












