Sumbawa, infoaktualnews.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun 2026 di TK Negeri 1 Sumbawa Besar mendapat perhatian langsung dari Tim Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan MPLS di sekolah ini dinilai berjalan terarah, sistematis, dan sesuai dengan semangat pendidikan yang ramah anak.

Kepala TK Negeri 1 Sumbawa Besar, Maudara, S.Pd., M.M.Inov., mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa bersama Tim Puspeka Kemendikdasmen RI yang turun langsung memantau jalannya kegiatan MPLS Ramah yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026.
Menurut Maudara, pelaksanaan MPLS tahun ini berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi yang kuat antara Dinas Pendidikan, seluruh tenaga pendidik, serta tim pendamping yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Keberhasilan MPLS Ramah ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, para guru, serta seluruh tim yang bekerja dengan penuh dedikasi. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta kunjungan Tim Puspeka Kemendikdasmen RI yang memberikan motivasi sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan kegiatan di sekolah kami,” ujar Maudara.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan MPLS bukanlah hasil kerja yang instan. Seluruh persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum kegiatan dimulai. Sejak pekan pertama, seluruh guru telah menyusun berbagai kebutuhan teknis dengan mengacu pada Panduan MPLS PAUD Tahun 2026.
Persiapan tersebut diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah yang mengatur pembagian tugas secara rinci kepada setiap guru, mulai dari hari pertama hingga penutupan kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, seluruh rangkaian MPLS dapat dilaksanakan secara terorganisir dan efektif.
Selain itu, setiap guru dibekali perangkat kerja, panduan teknis, serta modul pelaksanaan yang menjadi pedoman dalam mendampingi peserta didik selama mengikuti MPLS. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh aktivitas berjalan sistematis, terarah, dan tetap berorientasi pada kebutuhan tumbuh kembang anak usia dini.
Maudara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berbagi pengalaman dan memberikan pendampingan sehingga MPLS ini benar-benar memberikan manfaat bagi pembentukan karakter dan kesiapan anak memasuki dunia pendidikan,” tuturnya.
Selama pelaksanaan MPLS Ramah, peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, ruang belajar, guru, teman sebaya, serta berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara menyenangkan, interaktif, aman, dan ramah anak. Pendekatan tersebut bertujuan membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan, sehingga mereka merasa nyaman dan percaya diri sejak hari pertama.
Beragam kegiatan juga dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, disiplin, kebersihan, kepedulian, serta kebiasaan positif yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan pendidikan anak usia dini.
Dengan persiapan yang matang, dukungan pemerintah daerah, serta kolaborasi seluruh tenaga pendidik, Maudara optimistis MPLS Ramah Tahun 2026 akan menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun karakter peserta didik sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini.
“Harapan kami, MPLS Ramah Tahun 2026 benar-benar menjadi fondasi awal yang baik bagi anak-anak untuk memasuki dunia pendidikan dengan penuh semangat, rasa aman, dan kegembiraan, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” pungkasnya. (IA)












